- Efek AI Walk membuat foto diam jadi bergerak realistis.
- Bisa dicoba lewat aplikasi edit berbasis AI seperti Gemni AI, CapCut atau Pica AI.
- Viral karena mudah, estetik, dan seru dipakai buat konten.
Suara.com - Belakangan ini media sosial diramaikan dengan tren edit foto bergerak efek AI Walk. Banyak warganet mengunggah potret diri atau foto selebriti yang seolah-olah hidup dan berjalan seperti video nyata.
Efek AI Walk ini membuat foto diam bisa bergerak natural, mulai dari langkah kecil, tatapan mata, hingga senyuman. Tak heran, hasil editan tersebut bikin banyak orang terpukau karena terlihat realistis dan estetik.
Apa Itu Efek AI Walk?
Efek AI Walk adalah fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu menganimasikan foto diam menjadi gerakan berjalan. Teknologi ini memanfaatkan algoritma motion AI yang memprediksi gerakan tubuh berdasarkan pose di dalam gambar.
Biasanya, hasil edit bisa langsung dibagikan ke media sosial dalam format video pendek. Efek ini populer di TikTok, Instagram, hingga X (Twitter).
Cara Membuat Foto Bergerak Efek AI Walk
Untuk mencoba tren ini, pengguna hanya butuh aplikasi edit berbasis AI yang sedang viral. Berikut langkah umumnya:
1. Pilih aplikasi AI editor
Beberapa aplikasi populer yang dipakai warganet antara lain CapCut, Pica AI, atau Remini.
2. Unggah foto terbaik
Pilih foto full body atau setengah badan agar AI lebih mudah mendeteksi pose.
Baca Juga: Mengenal Perplexity Comet AI, Browser Canggih yang Dibekali Kecerdasan Buatan
3. Aktifkan efek AI Walk
Cari menu “AI Motion” atau “AI Walk Effect” di aplikasi.
4. Tunggu proses rendering
AI akan otomatis memproses foto menjadi animasi berjalan.
5. Simpan & bagikan ke media sosial
Hasilnya bisa berupa video singkat dengan efek realistis.
Prompt Bikin Efek AI Walk
Berikut contoh prompt-nya:
Edit foto ini tanpa mengubah wajah aslinya menjadi seorang wanita muda sedang berjalan santai di jalanan kota yang sedang hujan. Ia menggunakan outfit serba hitam, blazer hitam, rok panjang hitam, sepatu boots hitam, jilbab hitam, dan kacamata hitam. Ia juga memegang payung hitam. Angle dari depan dengan gaya elegan dan edgy bernuansa misterius. Tangan satunya memegang seikat bunga mawar merah.
Tren ini ramai karena memberikan pengalaman baru dalam mengedit foto. Dari yang awalnya diam, foto bisa seolah-olah hidup.
Banyak warganet juga memanfaatkan tren ini untuk membuat konten lucu, nostalgia, hingga editan idol atau tokoh favorit.
Selain itu, efek AI Walk mudah digunakan siapa saja tanpa harus jago editing. Cukup satu klik, foto langsung bergerak dengan hasil yang mulus.
Berita Terkait
-
BMKG Rilis Peringatan Dini: Mayoritas Indonesia Diguyur Hujan, Wilayah Ini Berstatus Siaga
-
Organisasi Internasional Sebut AI Bakal Jadi Penolong Ekonomi Dunia Bisa Tumbuh Tinggi
-
Mengenal Perplexity Comet AI, Browser Canggih yang Dibekali Kecerdasan Buatan
-
Program DigiHack Telkom Makin Diminati, 256 Tim Siap Adu Inovasi Berbasis AI
-
Cara Ubah Foto Estetik Jadi Video di Google AI Studio, Lengkap dengan Contoh Prompt
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik