- Selain mencari liburan paket hemat, saat ini wisatawan cenderung memangkas pemborosan.
- Wisatawan berfokus pada experience alias pengalaman.
- Hotel di pinggiran kota yang akses transportasinya tetap mudah jadi lebih dilirik.
Suara.com - Di tengah kondisi ekonomi yang lesu dan daya beli masyarakat yang menurun, terjadi pergeseran tren liburan di Indonesia. Kini semakin banyak warga yang menahan diri dari wisata durasi panjang alias long haul, dan beralih ke pengalaman yang lebih sederhana namun bermakna.
Fakta ini diungkap President Director PT BET Obaja International, Rudy Lie yang mengatakan saat ini wisatawan tidak lagi berfokus pada destinasi mahal atau fasilitas mewah, melainkan pengalaman, efisiensi, dan pelayanan yang memuaskan.
“Mereka mencari paket yang efisien, harga yang terjangkau, tapi tetap dapat pengalaman yang bagus,” ujar Rudy di Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025).
Selain mencari liburan paket hemat, Rudy juga mengatakan saat ini wisatawan cenderung memangkas pemborosan. Sehingga tujuan liburan dengan berbelanja, fasilitas penginapan yang dianggap terbaik kini tidak lagi jadi poin wajib saat mengunjungi tempat wisata.
Sebagai gantinya saat ini kata Rudy, wisatawan berfokus pada experience alias pengalaman seperti menikmati pemandangan hingga menjelaskan suasana di sekitar tempat wisata.
“Pemandangan, keindahan alam lokal, eksplorasi budaya, itu yang makin dicari. Wisata belanja dan paket mewah tetap ada, tapi bukan lagi pilihan utama bagi sebagian besar konsumen,” sambung Rudy.
Kondisi serupa juga berlaku pada jenis kuliner yang dicari wisatawan. Menurut Rudy alih-alih makanan yang disajikan di hotel hingga berkualitas tinggi dalam paket wisata, kini wisatawan akan mencari makanan lokal.
“Kalau dulu semua makan sudah diatur dalam paket, sekarang ada yang dikurangi. Biarkan wisatawan memilih makanan lokal sesuai selera mereka. Itu justru memberi pengalaman lebih otentik,” jelasnya.
Rudy yang baru saja meresmikan cabang ke-9 OBAJAtour di Agora Mall @Thamrin Nine menambahkan, pemotongan biaya liburan juga tercermin akomodasi yang dipesan. Dibanding hotel mewah kata Rudy, wisatawan kini lebih pilih hotel di pinggiran kota yang akses transportasinya tetap mudah.
Baca Juga: 10 Negara yang Paling Sepi Turis, Cocok untuk Petualangan
“Hotel kan hanya untuk istirahat. Dengan memilih lokasi yang sedikit bergeser dari pusat, harga bisa jauh lebih efisien,” jelas Rudy.
Uniknya, meski liburan hemat saat ini tengah jadi tren tapi bukan berarti destinasi wisata luar negeri sepi peminat. Rudy yang kerap menghadirkan kenyamanan, kecepatan, dan layanan premium saat merencanakan liburan lewat OBAJAtour mengatakan saat ini banyak perusahaan mulai alokasikan sarana perjalanan insentif untuk karyawannya ke destinasi luar negeri.
“Antusias masyarakat untuk liburan ke luar negeri juga masih tinggi, apalagi saat libur Lebaran atau akhir tahun,” ujarnya.
Ia menambahkan, Tiongkok kini menjadi salah satu tujuan favorit karena infrastruktur wisatanya semakin baik dan harga paket masih relatif murah.
“Ke China itu biayanya bisa di bawah Rp15 juta untuk 7 hingga 8 hari, sudah termasuk tiket, akomodasi, makan, dan tur,” pungkasnya.
Rudy yang juga turut mengamati tren liburan, gaya berlibur hemat ini akan terus berlanjut, terutama jika inflasi dan pelemahan ekonomi berlanjut. Di sisi lain, tren ini membuka peluang baru bagi pelaku pariwisata lokal, terutama destinasi domestik dengan biaya lebih murah dan pengalaman autentik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Toner Apa yang Bisa Hempas Flek Hitam Usia 40-an? Ini 5 Produk untuk Mencerahkan Wajah
-
7 Cara Menghilangkan Noda Kuning Bekas Parfum di Baju, Ikuti Tips Ini agar Pakaian Jadi Bersih
-
Provinsi Jawa Barat Diisukan Mau Ganti Nama, Apa Arti Tatar Sunda?
-
5 Shio yang Berpeluang Sukses 18 Mei 2026, Jalan Keberuntungan Terbuka Lebar
-
Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia
-
Daftar Harga 5 Lipsstik Dior yang Asli, Tahan Lama dan Tak Bikin Bibir Kering
-
6 Ciri Lipstik Maybelline Asli dan Palsu Agar Bibir Tidak Menghitam
-
5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
-
Serum Dulu atau Moisturizer Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar untuk Kulit Sehat
-
6 Zodiak yang Tak Cocok Jadi Pasangan Gemini, Hubungan dengan Scorpio Bakal Toxic