- Love scam jadi modus penipuan online paling sering terjadi, membuat korban jatuh cinta lalu diminta transfer uang.
- Detektif Jubun menggandeng Bang Albert, praktisi keamanan digital bersertifikasi internasional, untuk memperkuat investigasi.
- Workshop eksklusif digelar untuk mendalami teknik investigasi digital dan mengedukasi masyarakat agar lebih waspada.
Suara.com - Fenomena love scam alias penipuan berkedok cinta makin merajalela di era digital. Banyak korban yang terjebak bujuk rayu manis lewat aplikasi pertemanan hingga rela mentransfer uang jutaan rupiah demi hubungan asmara yang ternyata palsu.
Lebih parah lagi, ada kasus di mana identitas korban dipakai untuk pinjaman online, meninggalkan trauma finansial sekaligus emosional.
Melihat maraknya kasus scam online yang terus memakan korban ini, founder sekaligus CEO Aman Sentosa Investigation Agency (ASIA), Jubun, mengungkapkan keprihatinannya.
Tidak sendirian, pria yang akrab disapa Detektif Jubun ini menggandeng Bang Albert, seorang edukator sekaligus praktisi keamanan digital bersertifikasi internasional, mulai dari Digital Forensics Essentials (EC-Council) hingga Penetration Testing, Incident Response & Forensics (IBM).
Kehadiran Bang Albert disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat tim ASIA dalam melawan praktik penipuan daring.
“Saya bangga, terharu sekaligus merasa terhormat bisa bergabung. Rasanya merinding, ini momen penting buat saya,” ungkap Bang Albert yang telah berpengalaman mendampingi banyak korban scam online.
Untuk membuktikan keseriusannya, Bang Albert bahkan menggelar workshop eksklusif bertajuk “Lacak” khusus bagi Detektif Jubun. Materi pelatihan ini fokus pada teknik investigasi digital dan pola penelusuran pelaku penipuan.
Menurut Jubun, meski terlihat canggih, pola penipuan daring sejatinya hanya pengulangan modus lama dengan kemasan baru.
“Yang paling sering muncul sekarang adalah love scam,” jelas pria kelahiran 16 April 1978 ini.
Baca Juga: Bapak-bapak Kesepian dan Perempuan Lajang Jadi Target Penipuan Love Scam
Modus tersebut kerap bermula dari interaksi di aplikasi pertemanan. Dengan trik love bombing, pelaku membuat korban merasa dicintai, lalu mengarahkan pada permintaan transfer uang hingga jutaan rupiah. Tak jarang, identitas korban juga disalahgunakan untuk pinjaman online.
“Love scam itu bikin korban jatuh cinta dulu, baru uangnya dikuras habis. Itu yang lagi tren sekarang,” tutur Jubun, yang sudah lama dikenal sebagai detektif langganan artis, pejabat, hingga sosialita.
Sebagai penutup, Jubun berpesan agar masyarakat lebih waspada.
“Jangan mudah percaya pada orang, apalagi di dunia maya. Selalu hati-hati sebelum mengambil langkah,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Atta Halilintar Masuk Bisnis Kuliner, Luncurkan Restoran Nusantara Modern Lamak Rasa
-
Melaney Ricardo Bagikan Rahasia Jaga Kulit Tetap Sehat di Tengah Hidup Super Sibuk
-
Rindu Orang Tua Tak Terobati? Kirimkan Cinta Lewat Doa Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan
-
Bolehkah Tabur Bunga di Kuburan? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama Lengkap
-
20 Kata-kata Ucapan Valentine Super Romantis, Bikin Pacar Meleleh Seketika!
-
4 Rekomendasi Sepeda Lipat Ukuran 20 Inci untuk Remaja hingga Dewasa
-
6 Aksesori Sepeda Kalcer Aesthetic Bikin Gowes Makin Gaya
-
Korea Selatan Masuk Negara Paling Rasis di Dunia, Apa Penyebabnya?
-
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
-
3 Karakter Seseorang Dilihat dari Kebiasaan Menyilangkan Kaki