- Niluh Djelantik menyoroti pembongkaran tembok di kawasan GWK yang menutup akses rumah warga.
- Anggota DPD RI Provinsi Bali ini secara aktif mengawal perkembangan sengketa tembok tersebut melalui akun Instagram-nya.
- Berikut rekam jejak Niluh Djelantik yang kekinian turut menyita perhatian publik.
Meski sempat menghadapi berbagai tantangan bisnis, Niluh kemudian meluncurkan label baru dengan namanya sendiri, Niluh Djelantik.
Selain kiprahnya di dunia bisnis, Niluh dikenal sebagai sosok yang vokal dalam mengkritik kebijakan dan berbagai kontroversi yang terjadi, termasuk yang melibatkan warga asing di Bali.
Pada tahun 2019, ia sempat mengadukan cuitan Lisa Marlina terkait pelecehan seksual di Bali yang dianggap menghina budaya lokal.
Selain itu, Niluh juga pernah memberikan komentar tajam mengenai sikap arogan turis asal Lebanon yang membuat gaduh di sebuah kos-kosan di Bali.
Sosok Niluh Djelantik semakin dikenal luas setelah ia memutuskan mundur dari Partai NasDem, yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pilpres 2024.
Pada Pemilu 2024, Niluh berhasil meraih 114.871 suara atau setara dengan 14,38 persen suara, sehingga ia berhasil mengamankan satu kursi senator dari Provinsi Bali.
Perjalanan politik Niluh sendiri dimulai pada tahun 2019 ketika ia pertama kali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Bali, meskipun saat itu belum berhasil lolos.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif