Suara.com - Popularitas brand New Balance di skena kekinian jelas tidak lagi perlu diragukan. Modelnya yang keren, kualitasnya yang tinggi, serta tren yang terus berkembang, menjadikan sepatu ini sangat diminati masyarakat. Sialnya hal ini juga membawa ‘efek samping’ berupa munculnya produk New Balance KW atau palsu.
Artikel ini secara khusus didedikasikan untuk menjabarkan ciri-ciri sepatu New Balance palsu, agar Anda tidak sampai tertipu.
Dengan berbagai seri ikonik yang terus dikeluarkan dan semakin diminati, New Balance sebenarnya tidak sekedar produk lifestyle. Sepatu ini menawarkan seri performa yang andal, hingga seri-seri yang nyaman digunakan untuk kegiatan seharian.
Namun beredarnya produk palsu atau KW di pasar menjadi hal yang merugikan, baik untuk pelanggan maupun perusahaan.
Praktis, harapan Anda untuk kualitas New Balance yang tinggi harus dikecewakan dengan fakta bahwa produk yang dibeli mungkin saja palsu.
Berikut ciri-ciri sepatu New Balance palsu yang bisa dicermati sebagai langkah antisipasi.
1. Harga yang Tidak Masuk Akal
Sepatu yang berkualitas selalu datang dengan harga yang pantas. Salah satu ciri utama New Balance palsu adalah harganya yang tidak masuk akal, khususnya untuk produk yang diklaim masih dalam kondisi baru.
Beberapa artikel terkait menyebutkan idealnya setiap seri New Balance dijual dengan harga mulai dari Rp700,000-an per pasang untuk seri ekonomis. Jika ada promo, harganya tetap tidak akan jauh dari angka tersebut. Patut diwaspadai jika kemudian harga yang ditawarkan untuk sepatu baru seri tinggi berada jauh di bawah angka tersebut.
Baca Juga: Sepatu NB Ori Dibuat di Mana: Apakah Buatan Indonesia Produk Asli?
Anda bisa cek situs resminya untuk melihat harga asli dari produk yang Anda temui, sebagai tolak ukur yang tepat.
2. Cermati Kardus Sepatu
Pada sepatu New Balance asli, kardus sepatu yang digunakan memiliki bahan yang kokoh dan terasa solid. Hal ini menjadi salah satu pembeda karena pada produk yang palsu kardus yang digunakan juga buatan sendiri, sehingga kualitasnya terasa jauh di bawah standar.
Terdapat logo New Balance yang konsisten, presisi, dan rapi di setiap kardus sepatu yang dijual. Anda juga akan mendapatkan label yang berisi keterangan dan kode informasi tentang seri, warna, ukuran, hingga bahan yang digunakan.
Sepatu palsu mungkin saja mencantumkan beberapa barang tersebut, tapi cenderung asal-asalan dan tidak sesuai dengan produk yang Anda beli.
3. Detail pada Material dan Jahitan Sepatu
Jika Anda pernah memiliki sepatu New Balance asli, Anda bisa mencermati kualitas material dan jahitan yang ada pada produk tersebut. Rapi, konsisten, berkualitas premium, tahan lama, dan dapat diandalkan.
Kualitas-kualitas ini tidak bisa didapatkan pada produk palsu. Jahitan yang ada cenderung asal-asalnya dan tidak konsisten. Jarak antara satu benang dengan benang lain tidak sama, sehingga membuat tampilannya tidak benar-benar premium.
Sepatu palsu juga tidak memiliki daya tahan dan material premium yang ditawarkan pada sepatu asli, sehingga ketika digunakan dalam waktu singkat sudah menunjukkan tanda kerusakan.
4. Kode pada Label yang Dapat DIlacak
Satu hal yang tidak ditemukan pada sepatu New Balance palsu adalah kode pada label yang disematkan oleh perusahaan di produk resminya. Sepatu New Balance asli memiliki kode yang menunjukkan keterangan seri sepatu, yang secara khusus disematkan pada label sepatu.
Namun pada sepatu palsu, kode ini tidak ditemukan, atau ditemukan namun tidak cocok dengan produk tempat kode tersebut menempel. Anda dapat mencermati arti dari kode yang dipasang pada situs resmi New Balance untuk memastikannya.
Itu tadi sedikitnya 4 ciri-ciri New Balance palsu yang bisa dibagikan dalam artikel singkat kali ini. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Sepatu NB Ori Dibuat di Mana: Apakah Buatan Indonesia Produk Asli?
-
4 Cara Membedakan Sepatu New Balance 2002R Ori vs KW, Segini Harga Aslinya
-
New Balance 530 Ori Harganya Berapa? Begini Cara Membedakan yang Asli dan KW
-
3 Sepatu New Balance Model Lawas yang Tetap Stylish di 2025: Retro Look Tapi Modern Comfort
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Resep Nastar Wisman, Tekstur Empuk dan Lembut untuk Sajian Lebaran
-
7 Lokasi Tukar Uang Baru Selain via Aplikasi Pintar BI, Lengkap Syarat dan Caranya
-
5 Merek Parfum Pria yang Wanginya Tahan Lama di Alfamart
-
Bedak Apa yang Awet Seharian untuk Lebaran? Ini 5 Pilihan Terbaik Mulai Rp40 Ribuan
-
Jangan Terlewat, Sisterhood Modest Bazaar 2026 Hadirkan Koleksi Lebaran Eksklusif dari Brand Ternama
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru BI di Jawa Tengah untuk Lebaran 2026
-
Mark, Badut di Sirkus Kooza yang Bikin Ketawa Sekeluarga Lewat Humor Hangatnya
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Inspiratif, Kisah Suli dan Komunitas TWS Gagas Bantuan Seumur Hidup untuk Guru Honorer di NTT
-
7 Program Mudik Gratis Lebaran 2026 dengan Kuota Terbanyak, Aman Buat War Tiket!