Suara.com - Sepatu Adidas Samba memang banyak diincar dan masih jadi tren besar di mana-mana karena desainnya simpel dan timeless.
Namun, di balik popularitasnya, banyak juga beredar versi palsu (KW), terutama jenis mirror yang tampilannya bisa hampir 100% mirip dengan versi aslinya.
Menurut Dokter Tirta, yang juga dikenal sebagai sneakerhead dan pecinta sepatu original, penting untuk mengetahui ciri-ciri sepatu asli agar tidak tertipu.
Ini dia cara membedakan Adidas Samba ori dan KW menurut Dokter Tirta yang dikutip dari kanal YouTube-nya, TirtaPengPengPeng.
Perbedaan Sepatu Adidas Samba Original vs KW
Menurut Dokter Tirta, sepatu KW ada beberapa jenis, yaitu KW biasa (mudah dikenali karena terlihat palsu), KW premium (tampilannya sudah cukup menyerupai aslinya), dan KW mirror (versi tiruan paling mirip hingga sulit dibedakan dari yang ori).
Versi mirror sering membuat banyak orang ketipu. Jika dilihat dari kejauhan maupun di foto, tampilannya bisa 95% mirip dengan yang original.
Tapi tak perlu khawatir, ada beberapa detail yang bisa kamu jadikan patokan untuk membedakannya.
1. Warna Box Sepatu
Box Adidas asli punya warna biru khas yang solid dan bersih. Sedangkan versi KW biasanya sedikit berbeda, entah terlalu pudar atau terlalu gelap.
Baca Juga: Perang Sneaker 2025: Akankah Samba Menggulingkan Takhta Suci Nike Dunk?
Stiker barcode di box juga bukan jaminan keaslian karena bisa dibeli bebas, jadi box hanya bisa dijadikan petunjuk awal saja.
2. Paper Bag dan Label Ukuran
Perhatikan paper bag dan sizing tag (label ukuran). Di sepatu ori, warnanya lebih tajam dan kualitas cetaknya bagus.
Sedangkan pada versi palsu, warnanya agak buram dan barcode-nya tidak presisi. Sekilas memang mirip, tapi kalau dilihat dekat, perbedaannya jelas.
3. Bahan Suede di Toebox
Bagian depan sepatu (toebox) pada versi ori terasa halus dan lembut, sedangkan versi KW terasa lebih kasar dan warnanya sedikit berbeda. Ini salah satu bagian paling mudah untuk membedakan versi ori dan palsu.
4. Logo di Lidah Sepatu
Logo Adidas pada lidah sepatu ori warnanya lebih tegas dan tajam. Sedangkan di versi palsu, logo terlihat lebih pudar atau terlalu terang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Flakes Off, Confidence On! lavojoy Upgrade Cara Merawat Scalp Tanpa Drama Ketombe
-
5 Maskara Waterproof Murah yang Aman dan Gak Bikin Bulu Mata Rontok
-
7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
-
5 Tips agar Anak Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Efektif tapi Tetap Aman
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung Hemat Listrik dan Awet, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi Sabun Mandi Pemutih Kulit, Hasil Cerah Bertahap
-
Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?
-
Siapa Pencipta Lagu 'Erika' yang Dinyanyikan HMT ITB? Viral Karena Lirik Merendahkan Perempuan
-
Klarifikasi Dikidoy yang Sempat Live TikTok Kasus Pelecehan FH UI
-
5 Rekomendasi Foundation Lokal Terbaik, Kualitas Setara Brand High-End