- Pasangan suami istri di Solok ditemukan dalam kondisi kritis, diduga keracunan karbon monoksida dari water heater gas.
- Kasus ini mengingatkan akan pentingnya mengenali tanda-tanda water heater bermasalah.
- Waspadai bau aneh, api pilot light tidak stabil, suara bising, dan lainnya.
Suara.com - Insiden tragis menimpa sepasang suami istri di sebuah penginapan glamping di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Kamis (9/10/2025). Tragedi ini menjadi pengingat mengerikan akan bahaya perangkat pemanas air (water heater) yang bermasalah.
Pasangan tersebut ditemukan tak sadarkan diri dalam kamar mandi. Sang istri meninggal dunia sementara sang suami dalam kondisi lemah.
Kondisi naas itu diduga akibat keracunan karbon monoksida (CO) yang bersumber dari water heater gas di kamar mandi yang minim ventilasi.
Kejadian ini menegaskan pentingnya mengenali tanda-tanda water heater yang tidak berfungsi dengan baik, terutama yang berpotensi menghasilkan gas berbahaya.
Ancaman Karbon Monoksida (CO) dari Water Heater Gas
Water heater gas bekerja dengan membakar gas (LPG atau gas alam) untuk memanaskan air.
Namun, jika proses pembakaran tidak sempurna, perangkat ini dapat menghasilkan gas karbon monoksida (CO).
CO adalah gas yang sangat beracun, tidak berbau, dan tidak berwarna, sehingga sangat sulit dideteksi tanpa alat khusus
Dalam ruangan tertutup dan tanpa ventilasi yang memadai, seperti yang diduga terjadi pada insiden di Solok, tamapk tabung gas elpiji 12 kg diletakkan dekat kloset di kamar mandi tanpa ventilasi.
Baca Juga: Adian Napitupulu Minta Kewenangan BAM DPR Ditambah, Biar Bisa Panggil Pejabat Bermasalah
Kemungkinan dari sana gas CO menumpuk hingga level berbahaya dan menyebabkan keracunan, bahkan kematian.
Tanda-Tanda Water Heater Anda Bermasalah
Untuk mencegah insiden serupa, penting untuk peka terhadap tanda-tanda bahwa water heater Anda mungkin sedang bermasalah.
1. Bau Aneh atau Menyengat: Jika air panas berbau menyengat seperti belerang (telur busuk) atau logam, ini bisa mengindikasikan pertumbuhan bakteri di dalam tangki atau adanya masalah pada jalur gas. Bau gas yang kuat (seperti gas LPG) jelas merupakan tanda kebocoran dan memerlukan penanganan segera.
2. Api Pilot Light Bermasalah (untuk Water Heater Gas): Jika nyala api pilot light (api pemantik) sering mati, berwarna kuning atau oranye alih-alih biru yang stabil, atau sulit menyala, ini bisa menandakan masalah pada aliran gas, kotoran pada pipa, atau tekanan gas yang rendah.
Nyala api yang tidak stabil juga bisa menjadi indikasi pembakaran tidak sempurna yang menghasilkan CO.
3. Suhu Air Tidak Stabil atau Tidak Panas Sama Sekali: Air yang tiba-tiba berubah dari hangat menjadi sangat panas atau sebaliknya, atau bahkan tidak menghasilkan air panas sama sekali.
Hal itu dapat disebabkan oleh masalah pada termostat, katup pengatur gas, atau penumpukan endapan di dalam tangki.
4. Suara-suara Aneh: Bunyi gemuruh, mendesis, berderit, atau getaran yang tidak biasa dari water heater bisa menandakan penumpukan endapan mineral di dalam tangki. Bunyi mendesis juga bisa mengindikasikan kebocoran gas.
5. Kebocoran Air: Genangan air di bawah tangki penyimpanan adalah tanda jelas adanya kebocoran.
Ini bisa disebabkan oleh sambungan pipa yang longgar, kerusakan katup, atau korosi pada tangki. Kebocoran, sekecil apa pun, harus segera ditangani.
6. Air Berkarat atau Keruh: Jika air panas yang keluar keruh atau berkarat, ini bisa menunjukkan korosi atau penumpukan karat di dalam tangki.
7. Ventilasi Ruangan Buruk: Ini adalah faktor krusial, terutama untuk water heater gas.
Pemasangan water heater gas di ruangan tertutup tanpa ventilasi yang cukup sangat berbahaya karena dapat menyebabkan penumpukan gas buang seperti karbon monoksida.
Mengenali tanda-tanda water heater bermasalah dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat adalah investasi penting, baik untuk keselamatan diri dan keluarga. Jangan biarkan kenyamanan berubah menjadi petaka.
Berita Terkait
-
Kasus Kematian Istri di Solok: Ini 5 Cara Merawat Water Heater agar Tak Keluarkan Gas Beracun
-
Kasus Kematian Pasangan di Solok: Bagaimana Cara Mencegah Water Heater Mengeluarkan Gas Beracun?
-
Kamera iPhone Air dan iPhone 17 Pro Bermasalah, Apple Siapkan Pembaruan Perangkat Lunak!
-
Pasar Water Heater Ramai, Modena Siap Pimpin Inovasi dengan Seri Onyx!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Apa Hukumnya Ikut Tarawih tapi Belum Salat Badiyah Isya? Ini Kata Buya Yahya
-
20 Link Beli Amplop Lebaran Unik di Shopee: Harga Murah, Isi Banyak
-
Hotman Paris Desak Status WNI Dwi Sasetyaningtyas LPDP Dicabut, Apa Dampaknya?
-
Mandi Wajib Setelah Subuh Bikin Puasa Tidak Sah? Ternyata Begini Faktanya
-
Panduan Zakat Fitrah Anak: Niat, Tata Cara, Besaran dan Cara Bayarnya
-
7 Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa Jelang Skripsi
-
Dwi Sasetyaningtyas Bangga Anak Berpaspor Inggris, Emang Boleh Ortu WNI Pilihkan Anak Jadi WNA?
-
Aturan Bayar Zakat Fitrah bagi Perantau, di Kampung Halaman atau Tempat Rantau?
-
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
-
Viral Host Quezelyhere Mundur, Ini Sanksi Hukum Artis yang Pura-Pura Spill Skincare padahal Endorse