Suara.com - Kasus viral Bake n Grind beberapa hari terakhir membuka mata banyak orang tentang pentingnya kehati-hatian dalam memilih produk makanan, khususnya yang dijual secara online.
Bake n Grind sendiri merupakan sebuah bakery asal Jakarta yang selama ini dikenal dengan label gluten-free, dairy free, vegan, egg free, stevia, dan plant-based.
Bakery atau toko roti ini menjadi sorotan karena diduga membuat klaim palsu, di mana menjual produk yang tetap mengandung gluten.
Lebih memilukan, korban dari praktik curang ini bukan orang dewasa yang sedang diet, melainkan seorang balita yang memiliki alergi gluten.
Sang anak mengalami reaksi alergi cukup parah setelah memakan produk yang diklaim aman tersebut. Setelah diuji di laboratorium, hasilnya menunjukkan positif mengandung gluten.
Kasus ini pun viral dan memicu perdebatan luas di media sosial tentang kejujuran produsen makanan sehat.
Kasus ini pertama kali mencuat setelah seorang ibu bernama Felicia Elizabeth membagikan kisah anaknya yang mengalami reaksi alergi hebat setelah makan kue yang dilabeli gluten-free.
Ia mengunggah foto sang anak dengan wajah dan mata yang bengkak, disertai kronologi pembelian dari toko Bake n Grind.
Unggahannya kemudian dikonfirmasi oleh chef dan influencer kuliner, Yohanes Adhijaya (Koko Ragi), yang ikut menguji produk tersebut di laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech. Hasilnya kue itu positif mengandung gluten.
Baca Juga: Siapa Owner Bake n Grind? Diduga Bahayakan Pelanggan gegara Bikin Klaim Gluten Free Palsu
Lebih mengejutkan lagi, terungkap bahwa Bake n Grind diduga tidak memproduksi kue sendiri, melainkan melakukan repackaging dari toko lain seperti Holland Bakery dan Tous Les Jours.
Dengan kata lain, mereka menjual ulang produk yang sudah jadi, lalu menempelkan label gluten-free seolah hasil buatan mereka sendiri.
Setelah viral, sang pemilik, Felicia Novenna, mengaku bersalah dan meminta maaf secara tertulis. Ia berjanji mengembalikan uang para pelanggan dan akan membuat klarifikasi resmi di akun media sosialnya.
Kasus ini menjadi pelajaran besar bagi publik bahwa label "sehat" tidak selalu berarti benar, apalagi bila tak diverifikasi.
Apa Itu Gluten dan Mengapa Bisa Berbahaya
Banyak orang menganggap gluten sebagai zat "jahat" yang bikin gemuk, padahal itu tidak sepenuhnya benar.
Gluten sebenarnya adalah campuran dua protein alami yaitu gliadin dan glutenin yang ada pada biji-bijian seperti gandum, jelai (barley), dan gandum hitam. Saat tepung diuleni, gluten membantu adonan menjadi kenyal dan mengembang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga
-
5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis
-
5 Cushion Anti Keringat untuk Pekerja Kantoran, Makeup Tetap Fresh dan Tak Luntur
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis