-
Pondok Pesantren Lirboyo Kediri menjadi sorotan setelah tayangan “Xpose Uncensored” dinilai merendahkan martabat pesantren dan ulama melalui narasi yang tidak etis.
-
Sistem pendidikan di Lirboyo terdiri dari dua pendekatan utama: klasikal yang terstruktur melalui jenjang madrasah, dan non-klasikal yang berbasis metode weton dan sorogan.
-
Metode pemaknaan “utawi iku” dalam pembelajaran kitab kuning melatih santri dalam ketepatan harakat, susunan kalimat, dan pemahaman kosakata secara mendalam.
Lembaga ini berfungsi sebagai tahap persiapan bagi santri baru sebelum memasuki jenjang pendidikan formal di tahun ajaran berikutnya.
Setelah menyelesaikan I’dadiyah, santri dapat melanjutkan ke jenjang ibtida’iyyah, tsanawiyyah, atau aliyah, sesuai dengan tingkat kemampuan yang dimilikinya.
Sistem Non-klasikal
Pendidikan non-klasikal di Pondok Pesantren Lirboyo menerapkan dua metode utama, yaitu weton (bandongan) dan sorogan.
Metode weton dilakukan dengan cara kyai atau ustadz membacakan serta menjelaskan isi Kitab Kuning, sementara santri menyimak dan memberi makna pada teks.
Sebaliknya, metode sorogan melibatkan santri yang membaca langsung di hadapan guru, lalu mendapatkan koreksi, penjelasan, dan bimbingan sesuai kebutuhan.
Kedua pendekatan ini sama-sama menekankan pemahaman mendalam terhadap ilmu, saling melengkapi, dan digunakan baik dalam pembelajaran Al-Qur’an maupun Kitab Kuning.
Dalam metode sorogan, santri membacakan isi Kitab Kuning beserta maknanya di hadapan guru yang disebut Penyorog. Pemaknaan biasanya dilakukan dengan gaya khas Jawa seperti metode “utawi iku”.
Sementara itu, Penyorog bertugas menyimak, mengoreksi kesalahan, dan sesekali membenarkan cara baca yang kurang tepat, sehingga proses belajar berlangsung secara personal dan mendalam.
Baca Juga: Atalia Praratya dari Partai Apa? Geger Rumahnya Digeruduk Santri
Melalui metode pemaknaan “utawi iku”, santri mendapatkan pelatihan dalam tiga aspek penting, yaitu:
1. Ketepatan harakat, baik pada tiap kata (mufradat) maupun dalam konteks i’rab.
2. Ketepatan tarkib, yakni susunan kata dalam kalimat yang menyerupai struktur S-P-O-K (Subjek–Predikat–Objek–Keterangan) dalam bahasa Indonesia.
3. Ketepatan makna mufradat atau pemahaman kosakata secara individual.
Metode ini tidak hanya melatih kemampuan membaca, tetapi juga memperkuat pemahaman gramatikal dan semantik dalam kajian Kitab Kuning.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi