- Ortuseight Annapurna hadir sebagai sepatu trail terjangkau dengan teknologi AR60 Outsole yang ringan dan tahan lama.
- Dirancang untuk pelari lintas alam, Annapurna menggabungkan material kuat, nyaman, dan aman di berbagai medan.
- Dengan harga Rp699.000, Annapurna jadi bukti komitmen Ortuseight menghadirkan inovasi bagi semua pelari.
Suara.com - Bagi para pelari trail, sepatu bukan sekadar pelindung kaki, tetapi penentu performa di setiap langkah. Medan yang tidak rata, licin, dan penuh tantangan menuntut alas kaki yang mampu memberi stabilitas, traksi, serta kenyamanan optimal.
Tak heran, banyak pelari berpengalaman menilai bahwa memilih sepatu yang tepat adalah investasi utama dalam dunia trail running. Sebab, salah memilih sepatu bisa berujung pada risiko cedera, rasa tidak nyaman, bahkan membuat semangat berlari meredup.
Karena itulah, memiliki sepatu lari yang baik, nyaman, dan sesuai medan bukan lagi sekadar gaya, tetapi kebutuhan esensial bagi siapa pun yang menekuni olahraga ini.
Memahami kebutuhan tersebut, brand lokal Ortuseight Running menghadirkan lini terbarunya, Ortuseight Annapurna. Sepatu ini merupakan inovasi di dunia trail-running, lari lintas alam yang menuntut daya tahan ekstra dari sepatu penggunanya.
Meski ditawarkan dengan harga terjangkau, Annapurna membawa sederet fitur teknologi yang sebelumnya hanya ditemui di lini premium. Salah satunya adalah AR60 Outsole Technology, hasil riset intensif tim Ortuseight.
Teknologi ini memadukan rubber sintetis dan natural dengan tingkat kekerasan dan kepadatan optimal di angka 60, menghasilkan outsole yang ringan, awet, dan memiliki tingkat abrasi tinggi—artinya tidak cepat aus walau sering digunakan di medan berat.
Dengan pijakan mantap dan daya tahan tinggi, sepatu ini membantu pelari tetap stabil dan percaya diri di berbagai lintasan.
“Annapurna kami hadirkan sebagai wujud komitmen Ortuseight untuk menjangkau lebih banyak pelari trail di Indonesia. Dengan harga yang lebih terjangkau, kami ingin membuktikan bahwa kualitas dan inovasi tidak selalu identik dengan harga tinggi,” ujar Octrisany D. Putra, perwakilan Ortuseight.
Desain Fungsional untuk Performa Maksimal
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nike: Empuk, Nyaman, Cocok buat Budget Terbatas
Selain teknologi outsole, desain Annapurna juga menunjukkan perhatian pada detail. Penggunaan material PU Nosew dengan clear decoration printing bukan hanya mempercantik tampilan, tapi juga menjaga kekuatan struktur tanpa menambah jahitan berlebih, mengurangi risiko robek pada area rawan tekanan.
Area midsole dibuat tebal untuk menambah kenyamanan dan responsivitas, sedangkan bagian upper menggunakan kombinasi mesh water-repellent dan merry mesh foam untuk menjaga sirkulasi udara serta ketahanan terhadap cuaca ekstrem.
Tak ketinggalan, elemen 3M reflective ditempatkan di beberapa bagian sepatu untuk meningkatkan visibilitas pelari saat berlari di kondisi minim cahaya. Bagi pelari yang gemar menjelajah alam terbuka di pagi buta atau menjelang senja, fitur ini bukan sekadar tambahan, tapi bagian penting dari aspek keamanan.
Sepatu lari yang baik tidak hanya melindungi kaki, tapi juga menjaga konsistensi kebiasaan berlari. Pelari yang merasa nyaman dengan alas kakinya cenderung lebih semangat berlatih dan minim risiko cedera seperti lecet, nyeri tumit, atau ketegangan otot.
Dengan hadirnya dua pilihan warna—sage/moss green yang natural serta sand/navy yang modern dan ekspresif—Ortuseight Annapurna tak hanya fungsional, tapi juga stylish untuk menemani gaya aktif para pelari masa kini.
Dengan harga Rp699.000, Ortuseight membuktikan bahwa sepatu berkualitas untuk lari trail tidak harus mahal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Mengapa Menulis Memoar seperti Aurelie Moeremans Bisa Sembuhkan Trauma Masa Lalu?
-
Nour Al Qalam Perluas Pasar Global, Hadirkan Fashion Kaligrafi Arab di Indonesia
-
6 Promo Imlek Gerai Makanan Cepat Saji, Manfaatkan Kesempatan
-
Doa Malam Isra Miraj 27 Rajab, Lengkap dengan Tata Cara agar Hajat Cepat Terkabul
-
Baju Teal Blue Cocok dengan Hijab Warna Apa? Pasangkan dengan Ini Agar Lebaranmu Makin Kece
-
5 Sunscreen untuk Bantu Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp39 Ribuan
-
5 Mesin Cuci Pengering Terbaik, Baju Tak Perlu Dijemur saat Musim Hujan
-
5 Rekomendasi Krim Pencerah Leher Hitam, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
Ramalan Shio 16 Januari 2026, Ini 6 Shio Paling Beruntung Soal Rezeki
-
5 Pasta Gigi Supermarket untuk Atasi Gusi Bengkak dan Berdarah