Bola / Bola Dunia
Selasa, 03 Maret 2026 | 18:00 WIB
Donald Trump dan Cristiano Ronaldo. (Instagram/@cristiano)
Baca 10 detik
  • Cristiano Ronaldo meninggalkan Riyadh, Arab Saudi menuju Madrid, Spanyol, pada Selasa dinihari, 3 Maret 2026.
  • Kepindahan ini terjadi menyusul eskalasi perang AS-Israel versus Iran dan aktivitas militer di sekitar Riyadh.
  • Keputusan ini berpotensi terkait dengan penundaan pertandingan sepak bola kawasan Asia akibat situasi keamanan regional.

Suara.com - Cristiano Ronaldo dipastikan pergi meninggalkan Riyadh, Arab Saudi menuju ke Madrid, Spanyol di tengah menikatnya esklasi perang AS-Israel vs Iran.

Beberapa laporan tidak resmi menyebut Ronaldo naik jet pribadi dari Diplomatic Quarter Riyadh pada Selasa dinihari, 3 Maret 2026, setelah pemerintah lokal mengonfirmasi aktivitas militer di area tersebut.

Sementara itu menurut laporan Marca, Cristiano Ronaldo dtelah mendarat dengan menggunakan jet pribadi di Madrid pada pukul 01:32 pagi waktu setempat.

“Penerbangan ini terpantau menggunakan jet pribadi mewah milik Ronaldo sendiri, sebuah Bombardier Global Express XRS,” tulis laporan aeronautika yang dirilis media Spanyol.

Cristiano Ronaldo dipastikan pergi meninggalkan Riyadh, Arab Saudi menuju ke Madrid, Spanyol di tengah menikatnya esklasi perang AS-Israel vs Iran. [Tangkap layar X]

Namun sejauh ini belum ada kepastian apakah Ronaldo sendiri yang terbang, atau bersama anggota keluarga dan pasangannya, Georgina Rodriguez.

Selain itu ada juga klaim bahwa mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu terbang ke rumahnya di Portugal, bukan Spanyol.

Sebelumnya, situasi di Riyadh memang mengkhawatirkan saat Kedutaan Besar AS dilaporkan diserang dua drone pada Selasa pagi.

Kedutaan AS kemudian mengeluarkan perintah berlindung di tempat aman untuk wilayah Riyadh, Jeddah, dan Dhahran.

Militer Saudi juga mengonfirmasi menghalau delapan drone tambahan di dekat Riyadh dan Al-Kharj.

Baca Juga: OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran

Operasi militer AS-Israel ke Iran pada 28 Februari telah menunda kalender sepak bola di kawasan Asia dan sekitarnya, bahkan berpotensi mengganggu Piala Dunia 2026. '

AFC bahkan menunda beberapa laga Champions League, termasuk pertandingan perempat final Al-Nassr di Dubai, karena penutupan ruang udara dan risiko serangan balasan.

Kontributor: Adam Ali

Load More