- Kakao lokal Indonesia mulai menembus pasar global.
- Produk cokelat alami Indonesia diakui setara dengan internasional.
- Industri cokelat lokal kian berkembang lewat kolaborasi dan inovasi.
“Apresiasi ini adalah bentuk kepercayaan bahwa cokelat Indonesia mampu berdiri sejajar dengan produk internasional,” ujar Irena.
“Bagi kami, ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari misi yang lebih besar: mengangkat kakao Indonesia ke panggung dunia.”
Mendefinisikan Ulang Cokelat Nusantara
Lebih dari sekadar minuman, setiap cangkir Cokelatin Signature membawa filosofi: cokelat Indonesia adalah identitas, bukan imitasi.
Dengan lapisan rasa yang kaya dan karakter yang khas, produk ini membuktikan bahwa bahan lokal dapat menghadirkan pengalaman global, tanpa kehilangan jiwanya.
“Indonesia punya semua: tanah yang subur, petani yang berdedikasi, dan warisan rasa yang luar biasa,” tutup Nugroho Surosoputra.
“Tugas kita adalah merawatnya, mengolahnya dengan bijak, dan memperkenalkannya ke dunia dengan kebanggaan.”
Berita Terkait
-
Harga Kakao Dunia Melonjak Akibat El Nino, Kemendag Naikkan Harga Referensi Ekspor hingga 36,66%
-
Tomb Raider King: Endline Resmi Rilis, Hadir dalam Dua Format
-
5 Pilihan Lipstik Cokelat yang Bikin Kulit Sawo Matang Terlihat Makin Elegan dan Eksotis
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali