Lifestyle / Komunitas
Selasa, 11 November 2025 | 20:04 WIB
Ilustrasi wanita memiliki flek hitam (Freepik)
Baca 10 detik
  • Sinar UV dapat membuat sel kulit bereaksi dengan memproduksi melanin.
  • Produksi melanin bisa terganggu sehingga menimbulkan flek hitam saat terkena sinar matahari berlebihan.
  • Pola makan sehat dari buah dan sayur tertentu bisa membantu mencegah hiperpigmentasi.

Suara.com - Sinar matahari bisa menjadi musuh besar bagi kulit. Sinar UV dapat membuat sel kulit bereaksi dengan memproduksi melanin atau pigmen pelindung yang menyerap sinar UV untuk melawan paparan sinar matahari.

Namun, jika terkena sinar matahari secara berlebihan, produksi melanin bisa terganggu sehingga menimbulkan flek hitam dan membuat warna kulit tampak tidak merata.

Masalah ini juga diperburuk oleh produksi radikal bebas, molekul tidak stabil yang dapat mengoksidasi sel-sel kulit dan merusak proses alami seperti pembentukan melanin.

Melansir dari Reborn pada Selasa, 11 November 2025, pola makan sehat dari buah dan sayur tertentu bisa membantu mencegah hiperpigmentasi dan menjaga kulit cerah.

Ilustrasi buah-buahan citrus (Freepik)

1. Makanan kaya vitamin C

Contoh: jeruk, kiwi, stroberi, tomat, paprika, selada air

Vitamin C berperan penting dalam pembentukan melanin karena dibutuhkan untuk menghasilkan enzim tirosinase yang mengubah tirosin menjadi melanin.

Kekurangan vitamin C bisa mengganggu proses ini dan menyebabkan pigmentasi kulit tidak merata.

Selain itu, vitamin C membantu pembentukan kolagen yang menjadi komponen utama kulit sehingga luka, termasuk bekas jerawat, bisa sembuh tanpa meninggalkan noda hitam.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Segar, Bikin Mood Auto Naik

Vitamin C juga berfungsi sebagai pelindung dari stres oksidatif akibat sinar UV dan polusi, membantu mencegah hiperpigmentasi.

2. Makanan kaya karotenoid

Contoh: tomat, wortel, labu, ubi jalar, mangga, aprikot, melon, bayam, kangkung

Karotenoid adalah pigmen alami dalam buah dan sayuran yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.

Kandungan seperti beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat UV dengan menyerap sebagian sinar ultraviolet, sehingga mencegah stimulasi berlebih pada produksi melanin.

3. Makanan kaya polifenol

Contoh: anggur merah, tomat, blackberry, raspberry, blueberry

Polifenol merupakan senyawa tumbuhan dengan efek antioksidan dan antiinflamasi yang dapat melindungi kulit dari stres oksidatif serta membantu proses regenerasi sel.

Beberapa jenis polifenol, seperti EGCG dalam teh hijau, terbukti dapat menurunkan aktivitas enzim tirosinase dan mengurangi hiperpigmentasi.

Sementara itu, quercetin dan kaempferol juga membantu menekan produksi melanin berlebih.

Raspberry. (pixabay)

4. Makanan kaya vitamin A

Contoh: hati, kuning telur, ikan berlemak, mentega, keju

Vitamin A dapay membantu menjaga kesehatan kulit dan mengatur produksi melanin dengan menurunkan aktivitas tirosinase.

Kandungan ini juga berperan dalam regenerasi sel kulit, termasuk pembentukan kembali melanosit atau sel penghasil pigmen agar bekerja secara normal tanpa berlebihan.

5. Makanan kaya vitamin E

Contoh: minyak nabati, almond, hazelnut, sayuran segar

Vitamin E merupakan antioksidan kuat yang mampu menetralisir radikal bebas akibat paparan sinar UV, sehingga membantu mencegah hiperpigmentasi dan munculnya bintik penuaan.

Selain itu, kandungan ini juga dapat menurunkan aktivitas tirosinase, membantu mengontrol produksi melanin secara alami.

6. Makanan kaya zinc

Contoh: biji labu, hati sapi, tiram, roti gandum utuh, telur, kacang-kacangan

Zinc berperan penting dalam sintesis DNA, protein, dan kolagen yang mendukung penyembuhan kulit agar tidak meninggalkan bekas noda.

Mineral ini juga membantu metabolisme vitamin A dan melindungi sel dari stres oksidatif akibat sinar matahari.

Kekurangan zinc dapat menyebabkan masalah pigmentasi, sedangkan asupannya yang cukup bisa membantu mengurangi hiperpigmentasi.

7. Makanan kaya Selenium

Contoh: makanan laut, ikan, jamur, bawang putih, bawang bombai, biji-bijian utuh

Selenium berfungsi menjaga elastisitas kulit dengan membantu produksi kolagen dan elastin. Mineral ini juga melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang dipicu oleh sinar UV.

Kekurangan selenium dapat memicu hiperpigmentasi, sedangkan kadar yang cukup membantu mengatur produksi melanin dengan menurunkan aktivitas tirosinase.

Load More