Memiliki kulit kenyal dan bersinar adalah impian banyak orang. Namun, untuk mencapai kondisi kulit yang optimal ini, diperlukan perawatan yang tepat setiap hari.
Dilansir dari Channelnewsasia, dengan semakin tingginya tingkat polusi dan paparan sinar UV, penting untuk melindungi dan menjaga kesehatan kulit.
Produk dari Bioderma, Photoderm XDefense SPF50+, menawarkan solusi inovatif untuk melindungi kulit baru dari berbagai agresor dan mendukung proses detoksifikasi alami kulit.
Perlindungan dari Agresi Lingkungan
Setiap hari, kulit kita terpapar oleh berbagai faktor yang dapat merusak, termasuk sinar UV, cahaya biru dari layar perangkat elektronik, radiasi inframerah, dan polusi udara.
Faktanya, meskipun kita menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan, kulit tetap bisa mengalami kerusakan akibat paparan sinar UV dan polutan.
Sinar UVA yang dikenal mempercepat penuaan kulit dan menyebabkan hiperpigmentasi, dapat menembus awan dan jendela, sehingga kita perlu perlindungan meskipun tidak berada di bawah sinar matahari langsung.
Produk yang Lebih dari Sekadar Tabir Surya
Bioderma Photoderm XDefense SPF50+ bukan hanya sekedar pelindung dari sinar UV; produk ini juga melindungi kulit dari dampak negatif lainnya, termasuk cahaya biru dan polusi.
Baca Juga: 7 Sunscreen Terbaik untuk Pengguna Kereta: Ampuh Halau Sinar UV, Mulai Rp40 Ribuan
Liew Hui Min, seorang dermatologis, menjelaskan bahwa paparan terus-menerus terhadap cahaya biru dan polusi dapat menyebabkan stres oksidatif yang berkontribusi pada masalah kulit seperti penuaan dini, jerawat, dan eksim.
Dengan Photoderm XDefense, Anda dapat menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya dengan perlindungan yang komprehensif.
Teknologi Detoksifikasi
Salah satu keunggulan utama dari Photoderm XDefense adalah kemampuannya dalam mendukung proses detoksifikasi kulit.
Teknologi Detox Science dalam produk ini bekerja seperti tim pembersih internal yang mengaktifkan enzim untuk membersihkan molekul berbahaya dari dalam kulit. Hal ini membantu mengurangi stres oksidatif dan mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan.
“Detoksifikasi kulit bukan hanya tentang membersihkan kotoran dari permukaan, tetapi lebih kepada membersihkan dari dalam,” kata Elodie Valin, Direktur Valorisasi Ilmiah di Bioderma.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Urutan Skincare Pagi Viva agar Bebas Noda Hitam, Bikin Kulit Cerah dan Kenyal
-
Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak
-
Cara Membangun Kedekatan Emosional Anak Lewat Kebiasaan Sederhana di Rumah
-
Exfoliating Toner vs Cleanser: Mana yang Lebih Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
7 Rekomendasi Sepatu Bata Stylish untuk Harian, Nyaman dan Ramah di Kantong
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Segar Sehabis Mandi
-
5 Parfum Lokal Unisex yang Tahan Lama dan Aromanya Netral
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Anti Aging? Ini 4 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan
-
Apa Itu Exfoliating Cleanser? Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Mengupas Asal-usul April Mop, Kenapa Identik dengan Prank dan Kebohongan?