Suara.com - Olahraga lari bukan sekadar urusan kesehatan, tetapi kini menjelma sebagai gaya hidup. Tak heran, ketika memutuskan untuk menekuni lari, bukan hanya aspek kesehatan yang diperhatikan, tetapi juga pemilihan kostum mulai dari baju hingga sepatu. Terlebih jika sudah memutuskan untuk menekuni lari jarak jauh mulai dari 5 – 42 kilometer.
Dengan harga outfit proper yang lumayan selangit, rekomendasi sepatu lari 10 km yang empuk dan ringan, dengan harga di bawah Rp1,5 juta pun banyak dicari. Kalau kamu salah satu yang sedang mencarinya, rekomendasi-rekomendasi ini bisa dipertimbangkan.
1. Nike Revolution6NextNature
Nike Revolution 6 versi Next Nature mengusung desain ramah lingkungan dengan bagian upper terbuat dari bahan daur ulang. Meski ringan, sepatu ini punya bantalan foam yang cukup empuk untuk menyerap benturan saat lari 10 kilometer. Sol luar fleksibel dan cukup mendukung untuk tempo steady tanpa membuat berat langkah.
Bobotnya relatif ringan untuk sepatu road running pemula hingga menengah. Harga di pasar Indonesia berkisar Rp463.000–Rp579.000 sehingga cocok sebagai investasi pelari pemula.
Cara mendapatkannya pun gampang karena banyak tersedia di marketplace. Tak heran, sepatu ini dikenal sebagai salah satu sepatu yang merakyat bagi para pehobi lari.
2. NewBalance FreshFoamArishiv4
Rekomendasi selanjutnya datang dari brand New Balance. Sepatu ini memakai midsole Fresh Foam yang terkenal sangat nyaman, empuk, dan tetap responsive, ideal untuk lari 10K karena memberikan rasa jatuh yang halus tanpa jadi berat.
Upper dibuat dari mesh breathable dengan overlay tanpa jahitan atau no-sew agar lekukan kaki terasa natural dan tidak panas. Outsole karet tahan lama memberi grip yang cukup di jalan aspal.
Di toko-toko lokal, model ini dijual sekitar Rp 699.000 untuk varian MARISAK4. Desainnya juga cukup netral, jadi bisa dipakai untuk lari maupun jalan santai sehari-hari.
3. ASICSGelContend7
ASICS Gel-Contend 7 adalah pilihan yang solid untuk pelari pemula dan menengah yang ingin kombinasi kenyamanan dan stabilitas. Teknologi GEL di bagian tumit meredam benturan saat heel strike, sementara midsole EVA menambah bantalan empuk tanpa terasa bulky.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Running Tahan Air, Rahasia Kuat Olahraga saat Musim Hujan
Upper dari mesh plus overlay sintetis menjaga struktur dan ventilasi. Di beberapa toko peralatan olahraga, Gel-Contend 7 dijual di kisaran Rp 809.000–Rp 899.000. Model ini sangat cocok untuk rute jalanan perkotaan dan menjaga kaki tetap nyaman di jarak 10K.
4. AdidasDuramo10
Adidas Duramo 10 menawarkan combo empuk-ligtweight yang sangat menarik untuk dijajal, terutama untuk lari jarak menengah. Sepatu ini menggunakan lightmotion midsole, memberikan respons yang cukup dan bantalan yang nyaman walau murah.
Upper mesh mendukung sirkulasi udara, ditambah overlay no-sew agar tetap fleksibel dan ringan. Bobotnya rendah dibanding beberapa sepatu lari lain pada segmen harga serupa. Harga resminya di adidas.co.id adalah sekitar Rp 630.000, jadi sangat ramah budget untuk lari 10K. Terutama bagi para pemula.
5. SkechersGORUNConsistent2.0
Skechers GO RUN Consistent 2.0 adalah model yang populer karena keseimbangan antara bantalan, berat, dan harga. Sepatu ini menggabungkan mesh atletik di bagian atas dengan overlay kulit ringan, menciptakan struktur yang adem sekaligus stabil sehingga cocok untuk berlari di kawasan tropis seperti Indonesia.
Midsole-nya responsif dan cukup empuk untuk lari jarak menengah seperti 10K, sementara outsole cukup fleksibel. Sepatu ini bisa ditebus dengan harga mulai dari Rp599.999 hingga sekitar Rp1,03 juta tergantung ukuran dan warna.
Demikian rekomendasi-rekomendasi sepatu lari 10K yang terjangkau. Ingat, menekuni hobi tak boleh bikin kantong jebol.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik