- Cinta Laura menjadi pembicara wisuda ke-29 USNI, menginspirasi 301 lulusan mengenai keberanian menghadapi ketidakpastian hidup.
- Ia mendorong wisudawan muda untuk berani mengambil risiko, mencoba hal baru, dan menikmati proses dipimpin sebelum memimpin.
- Rektor USNI menekankan tanggung jawab moral lulusan untuk berkarya, mengubah ilmu menjadi solusi nyata bagi dunia.
Suara.com - Kehadiran Cinta Laura Kiehl sebagai commencement speaker di wisuda ke-29 Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) menghadirkan inspirasi baru untuk 301 wisudawan yang hadir.
Di hadapan ratusan lulusan, Cinta menyampaikan pesan kuat tentang keberanian melangkah di tengah ketidakpastian hidup.
Ia menyinggung ketakutan yang kerap muncul ketika seseorang memasuki fase baru, terutama setelah lulus kuliah.
“Kita sering takut pada hal-hal yang belum terjadi dan ragu mengambil keputusan. Padahal hidup selalu memberi dua pilihan: tenggelam atau berenang. Apa pun yang terjadi dan ke mana pun arus membawa, pilihlah untuk terus berenang karena dengan itu, kita pasti akan terus berprogres,” ujar Cinta.
Tidak berhenti di situ, Cinta juga menantang para wisudawan untuk lebih berani mengambil risiko di usia muda.
Ia menekankan bahwa mencoba hal baru, termasuk memulai usaha atau bekerja di perusahaan, adalah bagian penting dari proses tumbuh sebagai pemimpin masa depan.
“Selagi muda, ambillah lebih banyak risiko entah memulai usaha atau bekerja di perusahaan, semuanya baik. Kita tidak bisa menjadi pemimpin yang baik tanpa pernah merasakan dipimpin. Karena itu, nikmatilah proses belajar dari pengalaman dan bimbingan orang lain,” katanya.
Menurut Cinta, kenyamanan bukanlah sesuatu yang otomatis hadir di awal karier. Justru dinamika dan tekanan di masa-masa awal bekerja sering kali menjadi batu loncatan yang membentuk karakter profesional seseorang.
“Work-life balance tidak selalu 50:50, terutama saat masih muda. Kadang kita perlu berkorban untuk mencapai tujuan. Proses itulah yang membuat kita lebih adaptif, kreatif, dan mampu menemukan solusi dalam tantangan hidup,” tuturnya.
Baca Juga: 10 Cushion Murah untuk Makeup Wisuda Sendiri, Flawless Tanpa MUA
Kehadiran Cinta Laura memberikan warna tersendiri dalam rangkaian wisuda tahun ini yang mengusung tema “Menjadi Versi Terbaik Diri, Bermakna dan Berkarya untuk Dunia.” Pesan-pesannya seakan menjadi jembatan antara idealisme kampus dan realitas dunia profesional yang menanti para lulusan.
Sebelumnya, prosesi wisuda juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada Wisudawan Terbaik serta penyerahan beasiswa pendidikan lanjutan bagi lulusan berprestasi.
Dalam rangkaian acara, Rektor USNI, Dr. Sihar P.H. Sitorus, B.S.B.A., MBA., mengingatkan para lulusan tentang makna tema wisuda tahun ini serta tanggung jawab moral dalam perjalanan mereka ke depan.
“Tema wisuda ini bukan hanya slogan, tetapi ajakan moral. Bermakna berarti memberi manfaat bagi banyak pihak, dan berkarya adalah cara mengubah ilmu menjadi solusi, inovasi, dan kontribusi nyata,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa dunia kerja kini menuntut lebih dari sekadar ijazah, dan bahwa kompetensi, integritas, serta semangat belajar sepanjang hayat menjadi fondasi penting bagi generasi muda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok