Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Selasa, 22 September 2026 | 16:06 WIB
Nilai tukar rupiah melemah. [Suara.com].
BACA 10 DETIK
  • Nilai tukar rupiah melemah 37 poin ke level Rp17.884 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 22 September 2026.
  • Pelemahan terjadi karena investor menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia terkait keputusan suku bunga esok hari.
  • Penguatan dolar AS akibat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed turut menekan berbagai mata uang di Asia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terus tertekan terhadap dolar AS hingga akhir perdagangan, Selasa (22/9/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp17.884 per dolar AS, melemah 37 poin atau turun 0,21 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang ada di Rp17.847 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan ini disebabkan antisipasi investor menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI). Adapun, keputusan suku bunga akan diumumkan pada esok hari.

"Rupiah ditutup melemah ke level Rp17,884 per dolar AS di tengah antisipasi investor terhadap RDG BI besok. Rupiah diperkirakan masih akan tertekan apabila BI tidak menaikkan suku bunga besok," katanya.

Nilai tukar rupiah melemah. [Antara]

Lukman menambahkan, mata uang Asia maupun utama dunia umumnya juga melemah di pasar keuangan. Lantaran dolar AS yang masih tren penguatan dengan keputusan The Fed menaikkan suku bunganya.

"Mata uang Asia maupun utama dunia umumnya juga melemah di tengah kenaikan indeks dolar AS ke level tertinggi baru sejak 30 Juli oleh meningkatnya ekspektasi kenaikkan suku bunga oleh the Fed," jelasnya.

Sementara itu, Yen Jepang mencatat pelemahan terdalam yakni 0,24 persen, disusul rupiah yang melemah 0,21 persen, baht Thailand melemah 0,13 persen. Lalu, yuan China melemah 0,09 persen, dolar Singapura melemah 0,07 persen.

Diikuti rupee India melemah 0,02 persen dan ringgit Malaysia melemah 0,005 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS sore ini. Won Korea menguat 0,79 persen, peso Filipina menguat 0,14 persen dolar Taiwan menguat 0,09 persen, dan dolar Hong Kong yang menguat 0,03 persen terhadap dolar AS.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com