- Merries meluncurkan program daur ulang popok menjadi bahan bakar lewat teknologi pirolisis, bekerja sama dengan Kertabumi dan masyarakat Pondok Kacang Barat.
- Program Merries Senyumkan Lingkungan mengubah popok bekas jadi solar, bensin, gas, dan media tanam sembari mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah.
- Kolaborasi ini menghadirkan inovasi pirolisis dengan melibatkan masyarakat dalam pengumpulan popok dan mendukung upaya keberlanjutan lingkungan.
Suara.com - Masalah popok bekas pakai selama ini menjadi tantangan besar dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Padahal, limbah yang satu ini terus bertambah setiap hari dan sebagian besar hanya berakhir sebagai sampah residu yang mencemari lingkungan.
Bertepatan dengan Hari Pencegahan Polusi Sedunia pada 2 Desember 2025, Merries menghadirkan langkah nyata yang bukan hanya inovatif, tetapi juga inspiratif: mengubah popok bekas pakai menjadi bahan bakar (BBM) melalui teknologi pirolisis.
Inisiatif berani ini diwujudkan melalui peluncuran pilot project teknologi pirolisis, yang dilakukan secara simbolis oleh Susilowati, Vice President Marketing PT Kao Indonesia, kepada Santi Novianti, Co-founder Kertabumi Recycling Center.
Kegiatan tersebut disertai edukasi kepada masyarakat mengenai pembentukan ekosistem pengolahan popok bekas pakai, yang menjadi payung program Merries Senyumkan Lingkungan.
Popok Bekas Jadi Energi Terbarukan
Program Bahan Bakar Merries (BBM) menghadirkan pendekatan baru dalam daur ulang popok bekas pakai.
Melalui teknologi pirolisis, proses pemecahan material tanpa oksigen pada suhu tinggi popok bekas diubah menjadi diesel/solar, bensin/gasoline, hingga gas, yang dapat digunakan untuk kebutuhan operasional Kertabumi Recycling Center.
Selain itu, residu hasil pengolahan juga dapat dimanfaatkan sebagai media tanam dan urban farming, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurut Susilowati, inisiatif ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan Merries kepada lingkungan.
Baca Juga: Rp80 Jutaan Dapat Kijang Innova Tahun Berapa? Tengok Konsumsi BBM dan Taksiran Pajak sebelum Beli
“Melalui Merries Senyumkan Lingkungan, Merries tidak pernah berhenti berinovasi mempersembahkan kualitas terbaik, dimulai sejak produk digunakan hingga setelah selesai digunakan,” ujar Susilowati.
“Sejak 2019, kami menjadi pelopor edukasi pengolahan popok bekas pakai. Kami berharap program ini berkelanjutan dan membawa manfaat bagi konsumen, masyarakat, dan lingkungan,” tambah dia.
Gerakan Berbasis Masyarakat: Kunci Keberhasilan
Program ini tidak hanya soal teknologi, tetapi juga soal perubahan perilaku. Masyarakat RW 04 dan Posyandu Pondok Kacang Barat menjadi kluster pertama yang dilibatkan.
Masyarakat diminta berperan aktif mulai dari membersihkan, mengeringkan, hingga mengumpulkan popok bekas ke Merries Drop Point di Kertabumi Recycling Center dan Posyandu mitra.
Keterlibatan masyarakat ini mendapat respons positif. Sri Kusmiati, Ketua Bidang 4 PERBAS Tangerang Selatan, menuturkan selama ini pihaknya menganggap popok bekas hanya sampah residu yang tidak bernilai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL