- Wellington College meresmikan jaringan sekolah di Asia Tenggara, dimulai dari Jakarta pada 2026, dengan fokus pada karakter, rasa ingin tahu, dan kegembiraan belajar.
- WCIJ di BSD City menjadi sekolah K–12 berstandar global dengan kepemimpinan Melissa Meyers dan terhubung dengan sekolah di Singapura dan Johor.
- Didukung Peter Lim, ekspansi ini menghadirkan sistem pendidikan regional yang memadukan kualitas akademik, mobilitas keluarga, dan akses jaringan global.
Suara.com - Di tengah dunia yang berubah begitu cepat, sekolah dituntut lebih dari sekadar menjadi tempat belajar. Pendidikan masa kini harus mampu menumbuhkan keingintahuan intelektual, membentuk karakter yang kuat, serta menghadirkan kegembiraan yang membuat anak ingin terus mengeksplorasi.
Tantangan ini menjadi semakin kompleks ketika institusi pendidikan juga perlu menghormati budaya lokal, melibatkan orang tua sebagai mitra, dan tetap relevan di tengah dinamika regional serta global.
Inilah visi yang dibawa Wellington College Education Singapore Group (WCESG) saat memperkenalkan jaringan sekolah Wellington College di Asia Tenggara, dimulai dari Jakarta.
“Sekolah-sekolah Wellington disatukan oleh keyakinan akan keingintahuan intelektual, pembentukan karakter, dan kegembiraan dalam belajar,” ujar Melissa Meyers, Kepala Sekolah pertama Wellington College Independent School Jakarta (WCIJ).
“Misi kami di Jakarta adalah menanamkan prinsip-prinsip tersebut dengan tetap menghormati budaya lokal, melibatkan orang tua, dan mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia yang terus berevolusi dengan cepat,”
Ekspansi Bersejarah di Tengah Dinamika Pertumbuhan Asia Tenggara
Wellington College Education Singapore Group hari ini mengumumkan langkah ekspansi terbesar dalam sejarah 170 tahun institusi tersebut.
Tiga sekolah baru akan hadir di Indonesia, Singapura, dan Malaysia, membentuk jaringan pendidikan terintegrasi yang menyasar kebutuhan keluarga modern dengan mobilitas tinggi.
Sekolah perdana, Wellington College Independent School Jakarta (WCIJ), akan mulai beroperasi pada Agustus 2026 dengan PAUD dan SD, lalu berkembang menjadi jalur pendidikan lengkap K–12 pada 2030.
Baca Juga: Tablet Apa yang Cocok untuk Anak Sekolah? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba!
Langkah ini hadir tepat di tengah transformasi ekonomi dan demografis Asia Tenggara, yang ditandai meningkatnya kebutuhan akan pendidikan internasional berkualitas tinggi.
Khusus untuk sekolah unggulan K–12 di Johor Iskandar yang akan dibuka pada 2030, momentum besar diharapkan muncul dari kemajuan Zona Ekonomi Khusus Johor–Singapura (JS-SEZ), yang mempercepat mobilitas keluarga, talenta, dan investasi.
“Ini bukan sekadar peluncuran sebuah sekolah, tetapi awal dari program pendidikan jangka panjang untuk wilayah ini,” tegas Tan Wee Han, CEO WCESG.
“Kami akan menggabungkan warisan budaya, keunggulan akademik, dan akses global dengan cara yang mencerminkan masa depan pertumbuhan Asia Tenggara,” ucapnya.
Setiap sekolah dalam jaringan ini membawa standar global Wellington College, mulai dari kurikulum, pengembangan profesional guru, hingga perlindungan dan peninjauan mutu secara menyeluruh.
Dengan sejarah panjang sejak 1859, Wellington dikenal sebagai institusi pendidikan swasta paling berpengaruh di dunia dengan pendekatan berbasis riset, inovasi akademik, dan pendidikan berakar karakter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!
-
7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya
-
Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan
-
Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas
-
Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!
-
Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI