- Liburan ke Bangkok, Kuala Lumpur, dan Kota Kinabalu melonjak, ditandai kenaikan pemesanan hotel 40% dan paket SNAP 30%.
- AirAsia MOVE kembali memenangkan Asia’s Best Travel Booking App 2025 dan memperluas koneksi dengan lebih dari 70 maskapai.
- CEO MOVE menegaskan komitmen menghadirkan pengalaman perjalanan lebih mudah, inklusif, dan efisien lewat inovasi teknologi.
Suara.com - Tingginya minat masyarakat untuk kembali berlibur terlihat jelas sepanjang 2025. Pemesanan hotel melonjak hampir 40 persen, sementara paket perjalanan terintegrasi seperti SNAP tumbuh 30 persen.
Dari tren tersebut tampak tiga destinasi yang paling menjadi favorit wisatawan, Bangkok, Kuala Lumpur, dan Kota Kinabalu. Ketiganya menawarkan pengalaman yang berbeda, mulai dari pusat kuliner dan belanja, atmosfer kota modern yang nyaman, hingga keindahan alam tropis yang menenangkan namun sama-sama mudah diakses dan ramah di kantong.
Di balik meningkatnya antusiasme wisata, kemudahan merencanakan perjalanan juga berperan besar. AirAsia MOVE, yang kembali meraih gelar Asia’s Best Travel Booking App 2025 untuk tahun ketiga berturut-turut, menjadi salah satu indikator bagaimana teknologi membantu wisatawan menjelajah lebih fleksibel.
Pencapaian itu menunjukkan bahwa aplikasi pemesanan kini bukan sekadar alat transaksi, tetapi bagian dari ekosistem perjalanan yang semakin cerdas dan terintegrasi.
Dengan 15 juta pengguna aktif bulanan, peningkatan pemesanan hotel dan paket perjalanan yang signifikan menunjukkan bahwa wisatawan makin mengutamakan efisiensi.
AirAsia MOVE sendiri memperluas kerja sama dengan lebih dari 70 maskapai, termasuk SriLankan Airlines, Royal Brunei, Ethiopian Airlines, dan Vietjet Air, sehingga akses menuju destinasi wisata favorit menjadi lebih luas. Jaringan yang bertambah ini membuka lebih banyak rute, harga kompetitif, serta pilihan perjalanan yang lebih beragam.
CEO AirAsia MOVE, Nadia Omer, menyebut perkembangan ini sebagai bagian dari misi jangka panjang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang inklusif dan terjangkau bagi semua orang.
“Meraih penghargaan ini untuk tahun ketiga berturut-turut merupakan pengakuan yang sangat berarti atas apa yang sedang kami bangun, sebuah platform perjalanan yang lahir di Asean, untuk Asean, dan kini melayani hingga seluruh dunia,” ujarnya.
Ia juga menekankan bagaimana kemitraan yang lebih luas dan teknologi yang terus disempurnakan membantu wisatawan merencanakan perjalanan dengan lebih percaya diri.
Baca Juga: Tren Liburan ke Australia Meningkat Pesat, Intip Promo Menggiurkan di Dwidayatour Carnival 2025!
“Kami berkomitmen membantu para wisatawan menjelajah lebih jauh, merencanakan perjalanan dengan lebih cermat, dan bepergian dengan biaya yang lebih efisien,” tambahnya.
Di lapangan, teknologi pendukung seperti chatbot AI “AskBo”, tampilan aplikasi yang lebih segar, serta layanan baru seperti MOVETIX untuk pembelian tiket konser dan fitur Cancel for Any Reason memberi fleksibilitas tambahan bagi wisatawan.
Pengembangan fitur sosial yang sedang disiapkan juga menunjukkan bahwa inspirasi perjalanan kini bukan hanya datang dari promosi, tetapi juga dari pengalaman dan cerita sesama pengguna.
Dengan akses ke lebih dari 700 maskapai dan satu juta hotel di seluruh dunia, wisatawan kini memiliki kebebasan lebih besar untuk menjelajahi berbagai destinasi.
Dan dari banyak pilihan yang tersedia, naiknya popularitas Bangkok, Kuala Lumpur, dan Kota Kinabalu memperlihatkan bahwa liburan terbaik sering kali berasal dari kombinasi sederhana, destinasi yang menyenangkan, perjalanan yang mudah, dan pengalaman yang bisa dinikmati oleh siapa saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi