Suara.com - Apakah Kelly Pearl Cream aman? Pertanyaan ini banyak menjadi pertimbangan beauty influencer mengingat banyak laporan produk palsu yang justru merusak kulit, alih-alih membuatnya lebih sehat dan cantik.
Kelly Pearl Cream itu sendiri merupakan salah satu produk milik PT. Kelly International Cosmetics. Krim ini dipercaya mampu mencerahkan dan memutihkan kulit wajah sehingga membuatnya tampak lebih glowing. Namun, sebelum termakan iklan pastikan Anda tahu berbagai informasi berikut.
Apakah Kelly Pearl Cream aman?
Selama sudah memperoleh izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), produk skincare seharusnya aman digunakan. Untuk Kelly Pearl Cream sendiri sudah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA 18190305516 yang terbit pada 10 Juni 2022.
Namun, perlu diingat bahwa meski suatu skincare sudah terdaftar di BPOM dan memberikan hasil memuaskan bagi banyak orang, produk ini mungkin tidak memberikan hasil yang sama dengan kulit Anda.
Pasalnya, urusan skincare atau perawatan kulit memang merupakan sesuatu yang “cocok-cocokan”. Artinya, suatu produk mungkin memberikan hasil berbeda pada tiap orang. Hal ini tentu juga berlaku untuk Kelly Pearl Cream maupun produk pencerah wajah lainnya.
Di balik statusnya yang legal, masalah terbesar Kelly Pearl Cream justru muncul dari peredaran produk palsu. Versi tiruan biasanya dijual dengan harga jauh lebih murah, dikemas menyerupai versi asli, namun mengandung bahan berbahaya seperti merkuri atau hidroquinon dosis tinggi. Banyak pengguna yang melaporkan iritasi, kemerahan, breakout parah, bahkan sensasi panas setelah memakai produk palsunya.
Karena itu, penting untuk mengetahui cara membedakan Kelly Pearl Cream asli dan palsu sebelum membeli. Kesalahan memilih produk bukan hanya membuat skincare tidak bekerja, tetapi juga bisa merusak skin barrier dan menyebabkan masalah jangka panjang.
Cara Membedakan Kelly Pearl Cream Asli dan Palsu
1. Nomor BPOM dan Kode Produksi
Ciri pertama yang paling mudah dikenali adalah nomor BPOM dan kode produksi. Kelly Pearl Cream asli selalu mencantumkan nomor BPOM NA18190305516 yang tercetak jelas dan rapi. Selain itu, kode produksi dan tanggal kedaluwarsa terlihat presisi dan tidak mudah terhapus.
Sementara itu, produk palsu kerap memiliki nomor BPOM yang salah satu digitnya berbeda, ejaan kemasan yang keliru, atau tanggal kedaluwarsa yang ditulis manual dan tampak mencurigakan. Jika Anda merasa ragu, Anda bisa mengetik nomor BPOM tersebut langsung di situs resmi BPOM untuk memastikan keasliannya.
Baca Juga: 5 Eye Cream dengan Kandungan Kafein, Atasi Mata Panda
2. Perbedaan Kemasan Luar
Kemasan asli Kelly Pearl Cream memiliki warna merah solid dengan kualitas cetak yang tajam dan konsisten. Font pada label juga terlihat tebal dan tidak mudah pudar, sedangkan tutupnya terasa kokoh saat diputar.
Pada produk palsu, warna kemasan sering kali tampak lebih oranye atau pudar, label tampak asal tempel, dan tutupnya terasa lebih ringkih. Perbedaan visual ini mungkin terlihat kecil, tetapi cukup jelas bila Anda membandingkannya langsung.
3. Tekstur dan Aroma Produk
Kelly Pearl Cream original memiliki tekstur yang padat namun tetap mudah diratakan di kulit, dengan warna krim kuning lembut serta aroma kosmetik klasik yang tidak menyengat. Sebaliknya, versi palsu biasanya memiliki tekstur terlalu cair atau justru sangat lengket, warnanya lebih kuning pekat, dan aromanya cenderung tajam seperti bahan kimia. Perubahan aroma yang terlalu mencolok sering menjadi tanda bahwa krim tersebut sudah dicampur bahan tambahan yang tidak aman.
4. Reaksi di Kulit
Reaksi kulit bisa menjadi indikator penting. Pengguna Kelly Pearl Cream asli biasanya tidak merasakan panas ekstrem atau pengelupasan berlebihan. Produk ini memang memberikan efek mencerahkan, tetapi secara bertahap.
Sebaliknya, produk palsu sering menimbulkan sensasi terbakar, kulit memerah parah, atau breakout besar yang muncul hanya dalam beberapa hari.
Pada beberapa kasus, kulit tampak sangat putih dalam waktu singkat, ciri khas produk dengan merkuri. Bila Anda mengalami gejala seperti ini, hentikan pemakaian dan segera konsultasi dengan dokter kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
7 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Kusam, Pilihan Terbaik dengan Efek Mencerahkan
-
5 Rekomendasi Parfum Aroma Musky untuk Tampil Elegan dan Hangat Saat Lebaran
-
5 Rekomendasi Sabun Muka Terbaik di Alfamart untuk Semua Jenis Kulit
-
Apa Itu Solopreneur? Memahami Definisi hingga Strategi Menjadi Sukses
-
30 Ucapan Lebaran 2026 untuk Atasan yang Singkat namun Tetap Sopan
-
5 Lipstik Wardah Tahan Lama Buat Lebaran 2026, Anti Luntur Usai Makan Opor
-
Misi Lego Menghapus Plastik: Biar Mainan Kamu Gak Jadi Warisan Dosa Buat Cucu
-
Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum Taqabbal ya Karim dan Cara Menjawabnya
-
BPOM Rilis Daftar 10 Pangan Olahan Ilegal di Marketplace, Ada Milo Malaysia hingga Obat Kuat
-
5 Perbedaan Hampers dan Parcel yang Sering Tertukar, Simak Penjelasannya