- Penerima PIP 2025 bisa dicek dengan NISN melalui sistem SIPINTAR.
- Dana PIP Kemendikdasmen diberikan tiap tahun dalam tiga termin sesuai jenjang pendidikan.
- Penarikan dana dilakukan melalui aktivasi rekening SimPel, teller bank, atau Kartu Debit.
Suara.com - Cara cek PIP 2025 banyak dicari, terutama oleh siswa dan orang tua yang ingin memastikan status penerima bantuan. Berikut panduan lengkapnya.
PIP adalah singkatan dari Program Indonesia Pintar. Program ini ditujukan bagi anak usia sekolah dari keluarga miskin atau rentan miskin.
Melalui program ini, pemerintah berupaya mencegah putus sekolah sekaligus meringankan biaya pendidikan siswa, baik biaya langsung atau tidak langsung.
Persyaratan penerima PIP Kemendikdasmen pun diatur secara lengkap dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 14 Tahun 2022.
Cara Cek Penerima Bantuan PIP
Pengecekan penerima PIP bisa dilakukan melalui Sistem Informasi Program Indonesia Pintar (SIPINTAR). Berikut tahapannya.
- Buka browser favorit, misalnya Google Chrome, Firefox, atau lainnya.
- Akses aplikasi SIPINTAR Enterprise melalui tautan berikut, https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1.
- Scroll ke bawah hingga menemukan kotak "Cari Penerima PIP".
- Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Klik "Cek Penerima PIP".
- Status penerima PIP akan muncul secara otomatis.
Jadwal Pencairan Bantuan PIP 2025
Jadwal pencairan dan penyaluran dana PIP ditetapkan berdasarkan Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 14 Tahun 2022.
Pencairan dilakukan dalam tiga termin sepanjang tahun berjalan. Detail selengkapnya adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Dana PIP SD-SMK Sudah Cair? Begini Cara Termin dan Pencairan Rekening Lewat HP
- Termin 1 (Februari–April): Pemegang kartu KIP yang sumber datanya dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- Termin 2 (Mei–September): Siswa yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan, pemangku kepentingan, dan hasil aktivasi SK Nominasi.
- Termin 3 (Oktober–Desember): Penerima KIP, usulan dari Dinas Pendidikan, pemangku kepentingan, serta hasil aktivasi SK Nominasi.
Besaran Dana PIP 2025
Besaran dana PIP Kemendikdasmen berbeda-beda tiap jenjang pendidikan. Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Jenjang SD, SDLB, dan Paket A
- Kelas 1 semester ganjil: Rp225.000
- Kelas 2–6 semester ganjil: Rp450.000
- Kelas 1–5 semester genap: Rp450.000
- Kelas 6 semester genap: Rp225.000
2. Jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B
- Kelas 7 semester ganjil: Rp375.000
- Kelas 8–9 semester ganjil: Rp750.000
- Kelas 7–8 semester genap: Rp750.000
- Kelas 9 semester genap: Rp375.000
3. Jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C
- Kelas 10 semester ganjil: Rp900.000
- Kelas 11–12 semester ganjil: Rp1.800.000
- Kelas 10–11 semester genap: Rp1.800.000
- Kelas 12 semester genap: Rp900.000
Cara Penarikan Dana PIP
Berdasarkan informasi dari Pusat Informasi ULT Kemendikdasmen, dokumen yang perlu dipersiapkan untuk menarik dana PIP adalah sebagai berikut.
- Fotokopi kartu keluarga (KK)
- Fotokopi KTP orang tua
- Buku tabungan (rekening SimPel)
Jika belum memiliki rekening, penerima PIP dapat melakukan aktivasi rekening di bank yang ditetapkan. BRI untuk SD dan SMP, BNI untuk SMA dan SMK, BSI untuk wilayah Aceh.
Lebih lanjut, perlu dicatat bila waktu penyaluran dana PIP dapat berbeda-beda antara penerima. Syarat yang perlu dipahami antara lain sebagai berikut.
- Aktivasi rekening: Penerima yang tertera dalam SK Nominasi harus mengaktifkan rekening terlebih dahulu di bank penyalur. Tanpa aktivasi, dana tidak bisa dicairkan.
- Penarikan melalui bank: Siswa yang memiliki rekening SimPel bisa langsung menarik dana melalui teller bank sesuai ketentuan perbankan.
- Penarikan melalui kartu debit: Dana PIP juga bisa ditarik melalui Kartu Debit SimPel di ATM atau Agen Laku Pandai yang bekerja sama dengan bank.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam