- YBBL dan Akademi Amati menyelenggarakan pelatihan di NTT (28 Okt–4 Nov 2025) untuk memperkuat pangan dan pemberdayaan perempuan.
- 40 peserta dari 10 komunitas Kebun Mama belajar ekologi, gizi, permakultur, serta ekonomi hijau berbasis kebun.
- Program ini bertujuan menggerakkan perempuan sebagai agen perubahan pembangunan sistem pangan mandiri berbasis potensi lokal.
Kebun Mama sebagai Model Ketahanan Pangan Komunitas
Pelatihan Kebun Mama Bambu menjadi tonggak penting dalam upaya membangun ekosistem pangan berkelanjutan berbasis perempuan. Dari Sikka hingga Manggarai Barat, 10 titik komunitas akan mereplikasi praktik berkebun alami, pengolahan pangan lokal, dan inovasi komunitas yang lahir dari semangat gotong royong.
Menurut Viringga, kebun komunitas dapat menjadi ruang belajar. Dari kebun komunitas tersebut, perempuan bisa mendapatkan pelajaran yang paling sederhana, yakni menanam dan merawat kehidupan. Kebun menjadi wadah pertukaran ilmu, tempat perempuan dan anak muda berlatih memahami alam, teknologi, dan ekonomi hijau secara praktis.
"Kebun komunitas adalah ruang belajar yang hidup dari hal paling sederhana: menanam dan merawat kehidupan. Di sana, perempuan memimpin perubahan dengan mengajarkan anak-anak sains lewat alam, menanam nilai lewat tanah, dan memupuk masa depan lewat tindakan kecil," tutur Viringga.
Mengutip perkataan Audrey Hepburn, seorang seniman sekaligus aktris, “Menanam di kebun merupakan bentuk keyakinan bahwa masih ada hari esok.” Kutipan ini menyiratkan hobinya dalam berkebun bahwa menanam sesuatu merupakan simbol dari harapan, kesabaran dan keyakinan adanya perkembangan di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?