Namun, tantangan besar dalam membudidayakan mangrove adalah masalah sampah.
Setiap minggu, arus besar sampah yang tidak dikelola dengan baik datang dari hulu, mengancam proses pembibitan yang sedang berlangsung.
Beragam jenis sampah, mulai dari sampah domestik hingga puing-puing yang lebih besar, sering kali menjadi penghalang dalam upaya konservasi.
Cuaca ekstrem juga menjadi tantangan tersendiri. Badai dan angin kencang pada musim hujan sering menyebabkan kerusakan pada pohon-pohon mangrove yang belum kuat berdiri.
Kerja keras bersama komunitas lokal sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah ini.
Edukasi dan Wisata
Kegiatan "Mangrove Sketch and Write" bukan sekedar menanam. Peserta diajak untuk mengetahui lebih lanjut tentang mangrove, manfaatnya, dan cara menjaga ekosistem maritim.
Setiap akhir pekan, kawasan ini ramai dikunjungi pengunjung yang ingin ikut serta dalam upaya penanaman.
Peserta yang ingin berkontribusi diwajibkan membuat reservasi terlebih dahulu dan mendapatkan edukasi terkait pentingnya mangrove.
Seperti yang disampaikan oleh Rajya Reevan, mahasiswa Atmajaya yang ikut berpartisipasi, pengalaman menanam mangrove sangat berkesan dan menarik. "Acara ini memberi saya banyak pengetahuan baru tentang cara menanam dan merawat mangrove," ujarnya.
Baca Juga: Kawasan Mangrove Baros: Jejak Kepedulian Warga akan Konservasi Lingkungan
Harapan ke Depan
Ketua Karang Taruna KP2B, Riko Sebrian, S.Pd, berharap bahwa upaya ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
"Kita ingin mangrove di Pantai Baros ini dapat tumbuh lebih luas, memanfaatkan potensi yang ada agar bisa memberikan manfaat lebih bagi masyarakat," ujar Riko
Wilayah Baros masih memiliki lahan mangrove yang terbatas, sekitar empat hektar, jika dibandingkan dengan kawasan di Sumatera.
Oleh karena itu, penting untuk memperluas penanaman dan menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya keberadaan hutan mangrove.
Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda akan semakin terdorong untuk menjaga lingkungan dan menyadari peran penting mereka dalam melestarikan keanekaragaman hayati.
Melalui "Mangrove Sketch dan Write," Karang Taruna KP2B tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap lingkungan di hati para pemuda dan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana upaya kecil dapat memberikan kontribusi besar terhadap pelebaran ekosistem pesisir dan pemberdayaan masyarakat.
Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan