- PSSI mendekati keputusan menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, meski menuai kritik dari media Swiss.
- Media The International Window menyebut penunjukan Herdman adalah blunder, mengulang kesalahan sebelumnya seperti penunjukan Patrick Kluivert.
- Kritikus menilai Herdman lebih unggul sebagai motivator, bukan ahli taktik, serta meragukan kemampuannya mengatasi kendala bahasa dan budaya.
Suara.com - Di saat PSSI hampir mencapai keputusan final untuk menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia, sebuah kritik tajam datang dari eksternal tim.
Media yang berbasis di Swiss, The International Window secara terbuka menyebut langkah PSSI ini sebagai sebuah blunder dan menganggapnya pengulangan dari kesalahan sebelumnya saat menunjuk Patrick Kluivert.
Nama John Herdman memang meroket sebagai kandidat terkuat setelah ia dilaporkan menolak pinangan dari Honduras dan Jamaika demi memprioritaskan proyek bersama Timnas Indonesia.
Prestasinya membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 menjadi nilai jual utama John Herdman.
Namun, rekam jejak itu tampaknya tidak cukup untuk meyakinkan The International Window.
Melalui akun media sosial X mereka, media tersebut melontarkan kritik keras, menyebut PSSI tidak belajar dari kegagalan era Kluivert.
“Pendapat: ini adalah penunjukan yang buruk lainnya dari Indonesia. Kini sudah dua kali beruntun, tidak bisa melepaskan diri sendiri,” tulis akun @windowintlpod.
Kritik mereka tidak berhenti di situ. Media tersebut membedah lebih dalam mengapa mereka menganggap Herdman bukan pilihan yang tepat.
Menurut mereka, Herdman hanyalah seorang motivator ulung, bukan ahli taktik jempolan yang dibutuhkan Timnas Indonesia untuk naik ke level berikutnya.
Baca Juga: Kata-kata Jordi Amat soal John Herdman
Mereka bahkan memprediksi akan ada kendala budaya dan bahasa yang akan menyulitkan pelatih Inggris itu untuk beradaptasi dengan skuad Garuda.
“Budaya, halangan bahasa, pelatih medioker. Ya, dia bisa memotivasi para pemain juga, namun saya punya keraguan dalam kemampuannya untuk membantu tim ini dan mengantarkan mereka ke papan atas di Asia. Mereka sudah lompat jauh, namun saya kira dia tidak akan bisa membantu mereka (Indonesia) lebih jauh. Semoga saya salah,” tambah laporan tersebut.
Puncak dari analisis pedas mereka adalah keraguan total terhadap kemampuan Herdman untuk mewujudkan mimpi terbesar Timnas Indonesia yaitu lolos ke Piala Dunia.
Menurut mereka, Herdman bukanlah sosok yang bisa memberikan sentuhan akhir yang dibutuhkan skuad Garuda yang sebenarnya sudah selangkah lagi dari target tersebut.
“Tergantung kepada ke mana mereka ingin pergi. Jika mereka ingin lolos ke Piala Dunia, ya, mereka sudah hampir melakukannya dan secara pribadi tidak merasa bahwa dia mampu untuk mendorong mereka lebih jauh ke arah tersebut. Dia motivator yang hebat, namun itu saja. Semoga saya salah,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kata-kata Emil Audero Usai Tampil Heroik di Laga Lazio vs Cremonese
-
Media Belanda Sebut Penasihat Teknis PSSI Gabung Ajax Amsterdam Februari 2026
-
Thiago Silva Gabung Porto, Jalan Jay Idzes ke AC Milan Semakin Mulus?
-
Aksi Striker Timnas Indonesia di Liga Malaysia, Ramadhan Sananta Bikin Gol Solo Run
-
Cremonese Tahan Imbang Lazio dengan 10 Pemain, Emil Audero Tampil Heroik
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?