Wisatawan dapat mengikuti tur bersepeda sepanjang sisi sungai yang tenang, melalui kebun sayur, dan mengunjungi situs bersejarah seperti Jembatan Lime dan pura tua Pura Lingkar Kelud.
Kegiatan lain termasuk ATV untuk menjelajahi hutan dan pelajaran panahan, yang semuanya dirancang untuk melibatkan keterlibatan dalam lingkungan.
Pengalaman budaya di Bilebante sangat kaya. Wisatawan diajak untuk merasakan Dulang Begibung, sebuah makanan komuniti Sasak yang disajikan di atas nampan besar.
Makanan ini menggunakan bahan-bahan segar dari pertanian desa dan disiapkan oleh nenek-nenek lokal.
Selain itu, ada kelas memasak yang dipandu oleh wanita lokal, di mana pengunjung belajar tentang cara memasak masakan khas Lombok, termasuk cara membuat jamu, minuman herbal tradisional.
Pengakuan Global
Penghargaan yang diraih Bilebante menandakan kesiapan desa ini untuk menarik perhatian wisatawan internasional.
Para perwakilan desa aktif mempromosikan tujuan wisata ini pada pameran global, termasuk di Berlin dan di seluruh Asia Tenggara, yang telah menghasilkan peningkatan jumlah turis dari negara-negara seperti Spanyol, Inggris, dan Arab Saudi.
Sebagai model pariwisata berbasis komunitas, Bilebante menunjukkan bahwa penduduk lokal tidak hanya sekedar pekerja, tetapi juga pemilik, pemandu, dan wirausahawan.
Baca Juga: Potensi Wisata Lombok: Dari Keindahan Pantai Mandalika hingga Kekayaan Budaya Suku Sasak
Pendapatan dari pariwisata mendukung pertanian lokal, menjaga tradisi budaya, dan memastikan manfaat ekonomi yang dibagikan secara adil.
Model pemberdayaan lokal ini telah mengubah Bilebante menjadi contoh bagi banyak desa wisata di Indonesia.
Bilebante, Desa Wisata Terbaik Indonesia 2025, adalah contoh cemerlang bagaimana pariwisata yang berkelanjutan dan ekologis bisa saling mendukung.
Terletak di Lombok, desa ini menawarkan keindahan alam yang menakjubkan dengan ladang hijau, air terjun yang mempesona, dan pantai yang bersih.
Melalui dedikasinya untuk melestarikan lingkungan, Bilebante menerapkan praktik ramah lingkungan, seperti pertanian organik dan pengelolaan sampah yang efisien.
Hal ini tidak hanya menjaga keindahan alam, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat yang terlibat dalam pengelolaan sumber daya alam mereka.
Selain sebagai destinasi wisata, Bilebante juga menjadi simbol harapan untuk masa depan pariwisata Indonesia.
Dengan memberdayakan masyarakat lokal, desa ini menciptakan peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi tanpa merusak lingkungan.
Oleh karena itu, Bilebante tidak hanya menjanjikan pengalaman wisata yang otentik, tetapi juga menginspirasi destinasi lain di seluruh Indonesia untuk mengadopsi model yang berkelanjutan dan bertanggung jawab dalam pariwisata.
Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Review Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya: Dari Duka Menuju Kesadaran
-
Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
-
Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026
-
Silent Skill Gap: Bahaya Lupa Cara Mikir Akibat AI
-
Dituding Tak Serius Bahas RUU Ketenagakerjaan, DPR Membantah
-
Infinix GT 50 Pro Resmi Jadi Perangkat Gaming di Kapolri Cup 2026, Speknya Sudah Pasti Juara!
-
Investasi Hilirisasi Minerba Tembus Rp206,5 Triliun, ESDM: Ekonomi Mulai Bergeser dari Jawa
-
BRI Pacu Ketahanan Pangan hingga Kucurkan Kredit Rp10,7 Triliun
-
Diskon Biaya Layanan E-Commerce hingga 50 Persen untuk UMKM, Mendag Tekankan Transparansi
-
The End of Oak Street: Perjalanan Melintasi Waktu Dibalut Sensasi Teror Dinosaurus