Suara.com - Banyak orang mencari jalur alternatif Pantai Parangtritis ke Malioboro Jogja, terutama saat libur akhir pekan dan musim liburan.
Jalur utama yang biasanya direkomendasikan sering kali dipenuhi kendaraan wisatawan, membuat perjalanan pulang terasa lebih lama dan melelahkan.
Kemacetan dari arah pantai menuju pusat Kota Yogyakarta umumnya terjadi pada sore hingga malam hari, ketika arus wisatawan kembali bersamaan.
Jika hanya mengandalkan satu jalur utama, risiko terjebak macet panjang hampir tidak terhindarkan. Di sinilah peran jalur alternatif menjadi sangat penting untuk menghemat waktu dan tenaga.
Agar perjalanan tetap nyaman dan tidak terjebak macet terlalu lama, berikut ini jalur alternatif Pantai Parangtritis ke Malioboro yang bisa kamu jadikan panduan.
Jalur Alternatif Pantai Parangtritis ke Malioboro Via Jembatan Kretek 2
Jalur alternatif melalui Jembatan Kretek 2 menjadi pilihan yang cukup efektif untuk menghindari kemacetan di Jalan Parangtritis.
Rute ini memang sedikit memutar ke arah barat, tetapi arus lalu lintasnya cenderung lebih stabil, terutama saat musim liburan atau akhir pekan panjang.
Dari Pantai Parangtritis, arahkan kendaraan ke barat dengan menyusuri kawasan pantai menuju Pantai Depok atau area gumuk pasir. Setelah itu, ikuti jalan yang mengarah ke Jembatan Kretek 2.
Usai menyeberangi jembatan, perjalanan akan dilanjutkan melalui Jalan Samas, melewati beberapa titik seperti Jembatan Merah Sanden dan kawasan Dusun Celup.
Baca Juga: 5 Wisata Jogja Viral TikTok Cocok Isi Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Alternatif selain Malioboro
Dari Jalan Samas, rute akan terhubung ke Jalan Jenderal Sudirman di Bantul, kemudian masuk ke Jalan Bantul yang mengarah langsung ke Kota Yogyakarta.
Meski jaraknya sedikit lebih jauh, jalur ini sering kali terasa lebih cepat karena kendaraan tidak harus berhenti lama akibat kemacetan parah seperti di jalur utama Parangtritis.
Jalur Alternatif Dalam Kota Menuju Malioboro
Setelah memasuki wilayah Kota Yogyakarta, tantangan berikutnya adalah memilih jalur yang tepat menuju Malioboro.
Beberapa ruas jalan di pusat kota dikenal sering padat, seperti Jalan Mangkubumi, Jalan Mataram, kawasan Tugu, serta sekitar Malioboro itu sendiri.
Untuk menghindari kepadatan tersebut, kamu bisa memanfaatkan jalur alternatif di dalam kota, seperti Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Kyai Mijo, Jalan KH Ahmad Dahlan, atau Jalan Senopati. Jalur-jalur ini biasanya menjadi pilihan saat jalan utama mengalami kepadatan tinggi.
Perlu diperhatikan juga bahwa pada sore hingga malam hari, sekitar pukul 18.00-21.00, kawasan Malioboro dan beberapa jalan di sekitarnya sering diberlakukan penutupan atau pembatasan kendaraan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review
-
5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter
-
25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan
-
Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
-
Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan
-
Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada
-
Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?