- Yogyakarta mengalami peningkatan kepadatan lalu lintas selama libur Nataru, terlihat di ruas jalan utama seperti Malioboro pada Jumat (26/12/2025).
- Volume kendaraan harian telah mencapai sekitar 700 ribu, diprediksi meningkat hingga satu juta menjelang malam Tahun Baru.
- Dinas Perhubungan menerapkan pengendalian lalu lintas efektif, memastikan arus kendaraan tetap bergerak tanpa menyebabkan kemacetan total.
Suara.com - Yogyakarta menjadi salah satu destinasi utama wisatawan dalam libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini. Hal ini sudah terasa dari cukup ramainya sejumlah ruas jalan.
Salah satu warga Jogja, Agung (26) mengaku sudah merasakan peningkatan kepadatan arus lalu lintas sejak beberapa hari ke belakang.
"Emang udah kerasa ramai sih, belum yang macet banget, tapi ya lebih padat dari biasa," ucap Agung, Jumat (26/12/2025)
Dari pantauan Suara.com, arus lalu lintas di sekitar Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta terpantau ramai lancar hingga Jumat siang ini.
Kepadatan didominasi kendaraan pribadi, sepeda motor dan mobil. Meski volume kendaraan meningkat, laju kendaraan masih bergerak tanpa antrean panjang atau kemacetan panjang.
Wisatawan pun sudah cukup banyak yang berjalan santai menikmati mendungnya kawasan Malioboro siang ini. Beberapa memilih bersantai sembari menikmati suasana Kota Yogyakarta.
Sejumlah petugas kepolisian dan dinas perhubungan terlihat berada di pos masing-masing. Mereka siap turun tangan ketika ada kemacetan di ruas sumbu filosofi tersebut.
Salah seorang wisatawan asal Jakarta, Rina (36), mengaku datang Yogyakarta sekaligus mengunjungi orang tuanya di Bantul.
Ia bersama keluarga memilih ke Malioboro hari ini untuk mengantisipasi kepadatan yang dia prediksi akan terjadi pada Sabtu atau Minggu besok.
Baca Juga: Tinjau Stasiun Tugu Yogyakarta, Menteri Arifah Fauzi Beri Dua Catatan Penting untuk PT KAI
"Ini kebetulan sekalian pulang aja ke rumah orang tua, terus iseng kok pengen ke Malioboro, udah lama enggak ke sini," kata Rina.
Soal arus lalu lintas yang semakin padat di Jogja, menurut dia, tak begitu diambil pusing.
"Ya gapapa sih rame, makanya sekarang ke sininya [Malioboro]. Besok mungkin pilih ke tempat wisata yang enggak di pusat kota, ya tapi pasti mana-mana rame wajar lah, liburan," ujarnya.
Hal senada disampaikan Agus, wisatawan asal Surabaya yang datang bersama keluarganya. Menurutnya, Yogyakarta sudah menjadi tujuan utama setiap libur akhir tahun ini.
"Tahun lalu ke Bali, makanya kita ke Jogja ini, biar ganti suasana," ujar Agus.
Ia pun tak masalah dengan kepadatan di area Malioboro maupun sekitarnya. Agus dan keluarganya mengaku masih tetap bisa menikmati suasana Jogja.
Berita Terkait
-
Jakarta-Jogja Cuma 8 Jam! Ini Rincian Biaya Tol & Bensin untuk Libur Nataru 2026
-
12 Oleh-oleh Khas Jogja Selain Bakpia, Unik dan Wajib Dilirik Wisatawan
-
Tinjau Stasiun Tugu Yogyakarta, Menteri Arifah Fauzi Beri Dua Catatan Penting untuk PT KAI
-
Kena Libur Natal? SIM dan STNK yang Habis Tetap Bisa Diurus, Ini Jadwalnya
-
Puncak Arus Balik Libur Natal, KAI Daop 1 Jakarta Layani 44 Ribu Penumpang Hari Ini
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa