Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 06 Januari 2026 | 12:07 WIB
Ilustrasi sate kadal [pexels.com]

Sate Kadal banyak dijual di kios-kios makanan tradisional yang tersebar di sekitar daerah, dijual di sepanjang warung tradisional di antara para pedagang jagung bakar yang berada di daerah tinggi Lembang dan Tangkuban Perahu, Jawa Barat, dengan ketinggian antara 1.312 hingga 2.084 meter di atas permukaan laut.

Pengunjung dapat menikmati hidangan ini dalam suasana yang hangat dan ramah. Waktu terbaik untuk bersantai Sate Kadal adalah saat sore hingga malam hari, ketika suhu udara mulai dingin, membuat hidangan ini semakin nikmat.

Bagaimana Proses Pembuatan Sate Kadal?

Sate Kadal melalui proses yang cukup unik. Daging biawak biasanya masih menempel pada tulang, terutama tulang rusuk dan tulang belakang, yang memberikan rasa dan tekstur khas. 

Setelah dipotong-potong, daging ini direndam dengan bumbu rempah khas, sebelum ditusuk dan dibakar hingga matang. 

Proses memasak yang penuh perhatian ini memastikan bahwa setiap tusuk Sate Kadal memiliki kelezatan yang maksimal.

Apa yang Dikatakan Penyuka Kuliner Tentang Sate Kadal?

Banyak pengunjung yang menyatakan bahwa Sate Kadal tidak hanya lezat tetapi juga membawa pengalaman baru. 

"Rasa yang unik dan bumbu yang kaya menjadikan Sate Kadal sebagai pengalaman kuliner yang tak terlupakan," ungkap seorang wisatawan asal luar negeri. Pengalaman ini memberi kesempatan untuk menyelami budaya kuliner Indonesia lebih dalam.

Baca Juga: Mie Kocok, Keajaiban Rasa dari Bandung yang Tak Pernah Pudar

Sate Kadal adalah salah satu contoh bagaimana kuliner lokal dapat menjadi daya tarik wisata yang signifikan. 

Dengan cita rasa yang unik dan budaya yang menarik di baliknya, Sate Kadal tidak hanya memuaskan rasa lapar, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi para penikmat kuliner. 

Saat Anda berada di Bandung, jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan keunikan Sate Kadal, pilihan tepat bagi Anda yang berani mencoba jumlah yang berbeda dalam petualangan kuliner.

Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti

Load More