- Air mawar tetap jadi favorit di tengah berbagai tren kecantikan.
- Gunakan pagi untuk toner dan hidrasi sebelum sunscreen, siang sebagai face mist atau setting spray, dan malam untuk double cleansing atau masker.
- Manfaatnya termasuk melembapkan, menenangkan, dan membuat kulit lebih bercahaya.
- Beberapa produk legendaris seperti Viva, Wardah, dan Sensatia bisa dicoba sesuai kebutuhan kulit.
Suara.com - Dunia kecantikan terus berkembang dengan berbagai tren, tetapi ada satu produk legendaris yang tetap memiliki banyak penggemar, yakni air mawar.
Mulai dari anak muda yang baru belajar skincare hingga orang tua yang setia dengan perawatan alami, produk ini tetap menjadi primadona.
Bukan tanpa alasan, air mawar dikenal ampuh untuk menyegarkan, melembapkan, dan menenangkan kulit.
Meski populer, produk ini sering dipakai asal-asalan. Menyemprot ke wajah saja tidak selalu memberikan hasil optimal.
Pasalnya, sama seperti tubuh yang membutuhkan asupan makanan pada jam tertentu, kulit juga memiliki siklus biologisnya sendiri.
Mengetahui kapan mengaplikasikan produk tertentu bisa membuat perbedaan besar bagi kesehatan kulit. Berikut uraian selengkapnya.
3 Waktu Terbaik Menggunakan Air Mawar
1. Pagi Hari: Persiapan Kulit
Pagi adalah momen penting untuk melindungi kulit dari debu, polusi, dan sinar matahari. Setelah mencuci muka, semprotkan air mawar sebagai toner alami untuk menyeimbangkan pH kulit.
Kulit pun lebih siap menerima serum atau pelembap, dan sebelum memakai sunscreen, air mawar memberikan lapisan hidrasi ekstra sekaligus sensasi dingin yang menyegarkan.
Baca Juga: 5 Face Wash Mengandung Salicylic Acid, Hempaskan Kulit Berjerawat Membandel
2. Siang Hari: Rehidrasi dan Makeup
Siang hari kulit mudah stres akibat panas atau AC. Gunakan air mawar sebagai face mist untuk rehidrasi instan sekaligus mengurangi kemerahan.
Bagi yang menggunakan makeup, semprot air mawar sebagai setting spray agar bedak dan foundation terlihat lebih natural dan dewy.
3. Malam Hari: Pemulihan Kulit
Malam adalah waktu regenerasi kulit. Gunakan air mawar untuk double cleansing agar pori-pori bersih dan kulit terasa menenangkan.
Air mawar juga bisa dicampur dengan masker bubuk untuk efek ganda atau digunakan sebagai kompres mata dingin untuk mengurangi bengkak dan lingkaran hitam, sekaligus memberikan relaksasi sebelum tidur.
Berita Terkait
-
5 Face Wash Mengandung Salicylic Acid, Hempaskan Kulit Berjerawat Membandel
-
Skincare Alpha Arbutin dan Vitamin C Apakah Boleh Digabung? Cek 5 Produk yang Mencerahkan Wajah
-
5 Sunscreen Terbaik Mengandung Zinc Oxide yang Aman untuk Kulit Sensitif
-
Apakah Suntik Putih Berbahaya? Ini Tips Alami untuk Memutihkan Kulit
-
6 Urutan Skincare Malam untuk Kulit Berjerawat, Perbaiki Skin Barrier
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
-
Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi