Suara.com - Sepatu dengan velcro ternyata tak selamanya childish dan tampak kekanak-kanakan. Faktanya, Vans merilis seri velcro yang tetap merepresentasikan style dewasa-muda dengan gaya kekinian.
Vans seri Velcro atau yang sering dikenal dengan sebutan Vans V-Strapb muncul sebagai alternatif yang menawarkan efisiensi tanpa mengorbankan estetika skate-culture yang khas.
Adapun dengan kepraktisan velcro, beberapa seri Vans tersebut bisa lepas pasang tanpa perlu bantuan tali.
Berbeda dengan tali sepatu yang cenderung melonggar seiring intensitas gerakan, sistem velcro menawarkan tingkat kekencangan yang lebih stabil dan presisi.
Pengguna dapat dengan mudah menyesuaikan distribusi tekanan pada punggung kaki hanya dengan satu tarikan ringan.
Berikut beberapa seri Vans velcro yang membawa gaya sekaligus kepraktisan.
Vans Old Skool V (Classic)
Vans Old Skool V membawa siluet paling ikonik dengan mengganti tali konvensional menjadi tiga baris perekat. Model ini tetap mempertahankan garis sidestripe yang menjadi ciri khas utama merek tersebut.
- Kelebihan: Tiga tali perekat memberikan kontrol penuh terhadap tingkat kerapatan sepatu di area punggung kaki. Material perpaduan suede dan kanvas menjamin ketahanan sepatu untuk penggunaan jangka panjang, baik untuk gaya hidup maupun kegiatan luar ruangan.
- Fitur Unggulan: Kerah sepatu yang empuk memberikan kenyamanan ekstra dan mencegah lecet pada pergelangan kaki.
- Harga: Sekitar Rp1.100.000.
Vans Sk8-Hi Reissue V
Sepatu model potongan tinggi atau high-top ini kini hadir lebih praktis tanpa perlu repot mengikat tali yang panjang.
Tampilan ini memberikan kesan berani dan sangat kental dengan budaya streetwear.
Baca Juga: 8 Cara Jitu Bedakan Sepatu Vans Asli dan KW, Jangan Sampai Ketipu!
- Kelebihan: Struktur sepatu yang tinggi memberikan perlindungan maksimal dan stabilitas pada pergelangan kaki. Penggunaan perekat memudahkan akses keluar masuk kaki yang biasanya menjadi kendala pada sepatu model high-top bertali.
- Fitur Unggulan: Sol karet motif waffle memberikan daya cengkeram yang sangat stabil dan tidak licin saat berjalan di berbagai permukaan.
- Harga: Sekitar Rp1.250.000.
Vans UA Style 47 V (Slip-On Velcro)
Vans Style 47 V merupakan perpaduan unik antara kenyamanan sepatu slip-on dengan pengunci satu tali perekat besar di bagian atas.
Seri ini sering muncul dalam koleksi premium atau kolaborasi khusus.
- Kelebihan: Mekanisme satu perekat besar memungkinkan pemakaian yang jauh lebih cepat dibandingkan model lainnya. Desain minimalis tanpa banyak jahitan memberikan kenyamanan luar biasa karena meminimalisir titik tekanan pada kaki.
- Fitur Unggulan: Insole (alas bagian dalam) yang lebih tebal dan empuk memberikan redaman maksimal pada tumit saat melangkah.
- Harga: Sekitar Rp1.800.000.
Vans Lowland CC
Model ini merupakan alternatif bagi yang mencari estetika retro seperti Style 36 namun dengan teknologi kenyamanan modern.
Lowland CC memiliki siluet terinspirasi sepatu olahraga tahun 90-an dengan logo "Flying V" yang ikonis.
- Kelebihan: Teknologi ComfyCush pada bagian sol memberikan sensasi berjalan di atas awan karena bobotnya yang sangat ringan dan empuk. Tampilan atletis sepatu ini memberikan kesan dinamis dan sangat cocok untuk penggunaan aktif di perkotaan.
- Fitur Unggulan: Gabungan sol busa dan karet memberikan perpaduan sempurna antara kenyamanan luar biasa dan daya cengkeram yang kuat.
- Harga: Sekitar Rp1.500.000.
Vans Kyle Walker Pro 2
Jika mencari kenyamanan di atas rata-rata seperti seri lainnya, Kyle Walker Pro 2 adalah jawabannya.
Sepatu ini mengusung konsep sepatu skate yang menggunakan satu tali perekat besar sebagai pengunci utama.
- Kelebihan: Dirancang khusus untuk performa, sepatu ini sangat empuk berkat teknologi sol dalam premium. Meskipun terlihat sedikit lebih tebal, sistem satu velcro-nya membuat kaki sangat stabil.
- Fitur Unggulan: Teknologi Wafflecup yang menggabungkan kekuatan sol cupsole dengan fleksibilitas sol vulcanized.
- Harga: Sekitar Rp1.500.000 - Rp1.700.000.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
-
Alumni LPDP Tinggal di Luar Negeri Maksimal Berapa Lama? Ini Sanksi Jika Tak Kunjung Pulang
-
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
-
New Balance 550 Bisa untuk Lari? Ini Penjelasannya dan 4 Alternatif yang Lebih Cocok
-
7 Pasta Gigi Penghilang Karang Gigi Mulai Rp20 Ribuan, Ampuh Bersihkan Noda Membandel
-
7 Ide Menu Buka Puasa Sehat untuk Sehari-hari, Bebas Gorengan dan Santan
-
Ramalan Keuangan Zodiak 24 Februari 2026: 5 Zodiak Ini Hokinya Tak Terduga
-
Hukum Menukar Uang Baru Jelang Lebaran, Benarkah Riba? Begini Penjelasan Ulama
-
Apakah Boleh Berenang saat Puasa? Ini Penjelasannya
-
Terpopuler: Silsilah Keluarga Arya Iwantoro dan Kronologi Lengkap Dwi Sasetyaningtyas Di-blacklist!