- Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans memuat perjalanan pilu mengenai pengalaman grooming penulis dari remaja hingga dewasa.
- Buku ini mengisahkan tahapan trauma, mulai dari rayuan halus, manipulasi emosional, hingga proses penyembuhan yang ia lalui.
- Judul Broken Strings melambangkan hilangnya masa muda utuh akibat ikatan emosional yang hancur karena manipulasi toksik.
Suara.com - Sinopsis Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah karya Aurelie Moeremans ikut memicu rasa penasaran.
Apalagi, buku Broken Strings karya Aurelie ini sangat memilukan karena berdasarkan pengalaman grooming sang penulis.
Sinopis Buku Broken Strings
Sinopsis buku Broken Strings mengungkap perjalanan pilu Aurelie Moeremans dari masa remaja hingga dewasa.
Ia menelusuri bagaimana pengalaman grooming dimulai dengan rayuan halus, berlanjut ke manipulasi emosional, dan akhirnya menjadi kekerasan dalam relasi yang toksik.
Buku ini tidak hanya menceritakan penderitaan, tapi juga proses penyembuhan yang lambat dan penuh perjuangan.
Aurelie menulis tanpa romantisasi, dari sudut pandang korban, untuk menekankan pentingnya kesadaran tentang isu ini.
Ia berbagi bagaimana trauma itu memengaruhi kehidupannya, termasuk dampak pada kesehatan mental, hubungan sosial, dan karirnya di industri hiburan.
Salah satu bagian yang paling menyentuh adalah ketika Aurelie menggambarkan bagaimana ia belajar menyelamatkan diri sendiri, langkah demi langkah, dari cengkeraman manipulasi tersebut.
Secara keseluruhan, Broken Strings bukan hanya buku biasa, melainkan manifesto tentang kekuatan bertahan hidup dan pentingnya berbicara tentang trauma.
Baca Juga: Apa Arti Broken Strings? Judul Buku Aurelie Moeremans yang Memilukan
Arti judulnya yang memilukan mengajak kita semua untuk merenung: berapa banyak "senar" yang putus di sekitar kita tanpa kita sadari?
Apa arti Broken Strings?
Secara harfiah, "Broken Strings" dapat diterjemahkan sebagai "senar yang putus".
Dalam konteks musik, senar yang putus pada alat musik seperti gitar melambangkan ketidakharmonisan, kegagalan untuk menghasilkan nada indah, dan akhir dari sesuatu yang pernah utuh.
Namun, bagi Aurelie Moeremans, judul ini jauh lebih metaforis. Ia merepresentasikan kehilangan masa muda yang dicuri oleh pengalaman traumatis, di mana "senar" itu adalah ikatan emosional, kebebasan, dan rasa aman yang hancur akibat manipulasi dan kontrol dari orang lain.
Aurelie menggunakan metafora ini untuk menggambarkan bagaimana masa remajanya dirampas, meninggalkan fragmen-fragmen kenangan yang menyakitkan, seperti potongan senar yang tak lagi bisa dimainkan.
Penulis telah membuka jalan bagi diskusi terbuka tentang isu ini, dan buku ini layak dibaca oleh siapa saja yang peduli dengan kesehatan mental dan kesetaraan gender.
Jika kamu belum membacanya, ini saatnya untuk memahami betapa rapuhnya masa muda ketika dihadapkan pada manipulasi.
Buku Broken Strings mengingatkan kita bahwa penyembuhan dimulai dari pengakuan, dan Aurelie telah membuktikannya dengan berani.
Namun sebelum membaca, ada baiknya kamu memperhatikan trigger warnings buku Broken Strings. Pasalnya, memoar Aurelie Moeremans ini mengangkat isu sensitif yang bisa mempengaruhi mental pembaca.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Gamis Mertua Series Seperti Apa Modelnya? Jadi Tren Baju Lebaran 2026
-
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
-
Apa Menu Buka Puasa di Masjid UGM Hari Ini 26 Februari 2026? Begini Cara Ngambilnya
-
Makeup Natural Butuh Apa Saja? Ini 4 Cushion Tahan Lama untuk Bukber
-
Cinta Laura Kuliah di Mana? Lulus Cum Laude dan Tolak Daftar LPDP
-
5 Resep Kue Kering Lebaran Tanpa Oven yang Praktis Dibikin di Rumah
-
Masjid Apa Saja yang Sediakan Sahur Gratis di Jogja? Ini Daftar 7 Lokasinya
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank Mandiri untuk Lebaran 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
-
Tanpa Rasa Sakit, Pasien Mydervia Ungkap Keajaiban Teknologi Exion untuk Atasi Scar dan Double Chin
-
Mudik Gratis Kemenhub 2026 Segera Dibuka, Catat Tanggal dan Link-nya!