-
ASICS Novablast menjadi sepatu lari paling populer secara global di Strava.
-
Nike Pegasus dan HOKA Clifton menempati posisi tiga besar pilihan pelari.
-
Merek lokal Ortuseight masuk daftar terpopuler dengan harga sangat terjangkau.
Sepatu ini seolah-olah mendorong Anda untuk melangkah lagi. Upper-nya menggunakan woven material yang breathable dan sangat nyaman, mengunci kaki dengan baik tanpa terasa sesak.
2. Nike Pegasus
Tidak mungkin membicarakan sepatu lari populer tanpa menyebut nama "Pegasus".
Seri ini telah menjadi tulang punggung (backbone) bagi pelari di seluruh dunia dalam waktu lama. Salah satu model yang laris adalah Nike Air Zoom Pegasus.
Menggunakan teknologi busa Nike ReactX (pada seri terbaru), sepatu ini menawarkan pengembalian energi yang lebih baik daripada busa React standar, namun tetap menjaga durabilitas yang luar biasa.
Kombinasi ini dipadukan dengan unit Zoom Air di bagian depan dan tumit, memberikan sensasi "pop" atau pantulan yang responsif setiap kali kaki mendarat.
Bagi milenial yang sibuk, Pegasus adalah solusi "satu sepatu untuk semua".
Mau dipakai easy run? Nyaman. Mau dipakai tempo run tipis-tipis? Masih responsif. Mau dipakai ngantor atau ngopi setelah lari? Desainnya sleek dan tidak terlalu mencolok, sehingga tetap masuk dalam kategori lifestyle.
3. HOKA Clifton
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
HOKA Clifton (terutama seri Clifton 9 yang sangat populer) menawarkan apa yang disebut Marshmallow Softness.
Menggunakan busa CMEVA (Compression Molded EVA) yang telah disempurnakan, sepatu ini memberikan bantalan yang sangat empuk namun mengejutkan ringannya.
Fitur kunci lainnya adalah Meta-Rocker Geometry. Bentuk sol yang melengkung seperti kursi goyang ini membantu transisi kaki dari tumit ke jari (heel-to-toe) menjadi sangat mulus.
Ini sangat membantu mengurangi beban pada otot betis dan persendian lutut, sebuah fitur yang sangat dicari oleh pelari pemula atau mereka yang sedang recovery dari cedera.
4. Adidas
Strava tak mengungkap model Adidas yang terpopuler. Meski begitu, Strava menjelaskan bahwa pengemar running di Indonesia sering memakai sepatu Adidas saat terhubung ke aplikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
5 Rekomendasi Krim yang Efektif Samarkan Selulit, Kulit Auto Kencang dan Awet Muda
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
5 Pilihan Moisturizer Anti Aging Terbaik di Indomaret, Mulai Rp20 Ribuan
-
Dari Fun Run hingga Photo Spot, Minions Run Hadirkan Pengalaman Lari Seru di Jakarta
-
4 Krim Pagi untuk Bantu Atasi Flek Hitam Usia 40 Tahun, Harga Murah Mulai Rp20 Ribuan
-
Berapa Harga Buku Broken Strings Versi Cetak? Segera Rilis usai Ebook-nya Viral
-
5 Sampo Penumbuh Rambut Mulai Rp18 Ribuan, Cocok untuk Cegah Kebotakan di Usia 40-an
-
Ingin Tampak Lebih Muda di Usia 40-an? Ini 5 Sunscreen untuk Perawatan Anti Aging Harian
-
5 Sepatu Lari Hoka untuk Kaki Lebar, Nyaman dan Empuk dengan Bantalan Ekstra
-
4 Krim Malam untuk Bantu Atasi Flek Hitam Usia 40 Tahun, Mulai Rp50 Ribuan