Lifestyle / Relationship
Kamis, 22 Januari 2026 | 08:32 WIB
Petal Dreamscapes: Intip Tema Pernikahan Paling Romantis dan 'Dreamy' untuk Tahun 2026 (Dok. Bridestory)
Baca 10 detik
  • Bridestory meluncurkan tema pernikahan 2026 bernama Petal Dreamscapes, mengusung estetika romantis organik dengan warna Charming Champagne.
  • Survei 5.000 calon pengantin menunjukkan mayoritas memilih ballroom hotel dan membutuhkan waktu persiapan lebih dari 12 bulan.
  • Mayoritas responden menggunakan jasa *wedding planner* dan mengandalkan platform digital untuk perencanaan, seperti *website* dan RSVP daring.

Digitalisasi juga semakin menguat dalam industri pernikahan. Sebanyak 56% responden membuat wedding website, sementara 91% menggunakan undangan dan buku tamu digital untuk mempermudah pengelolaan tamu.

Menjawab kebutuhan tersebut, Bridestory menghadirkan SayYes RSVP, platform komprehensif yang memungkinkan calon pengantin merancang narasi pernikahan secara personal sejak awal.

Mulai dari kurasi template, layanan desain custom, galeri foto dan video terintegrasi, hingga sistem RSVP real-time, seating management, dan QR check-in, semua dapat diakses melalui satu tautan eksklusif.

Preferensi Venue, Tamu, dan Anggaran Pernikahan

Dari sisi venue, ballroom hotel masih menjadi pilihan utama dengan persentase 48,6% karena menawarkan kesan mewah dan kapasitas besar. 

Gedung atau aula serbaguna dipilih oleh 30% responden, sementara area outdoor seperti taman atau pantai dipilih oleh 10% responden, mencerminkan meningkatnya minat terhadap pernikahan yang lebih santai dan intim.

Durasi persiapan pernikahan juga menjadi faktor krusial. Sebanyak 44,1% pasangan membutuhkan waktu lebih dari 12 bulan untuk mempersiapkan pernikahan, sementara 30,3% mempersiapkannya dalam kurun waktu 9–12 bulan.

Untuk jumlah tamu, mayoritas responden (42%) memilih mengundang 101–300 tamu, disusul 301–500 tamu (31,2%). Sementara itu, 3,5% responden memilih micro wedding dengan jumlah tamu di bawah 50 orang.

Dari sisi anggaran, mayoritas calon pengantin menyiapkan budget Rp250–500 juta (39,9%), disusul Rp500 juta–Rp1 miliar (24,7%), dan maksimal Rp250 juta (22,3%).

Baca Juga: Terpopuler: Pernikahan Kak Seto Mendadak Disorot, Daftar Shio Paling Hoki 16 Januari 2026

Bridestory Dorong Industri Pernikahan Lebih Relevan dan Personal

Dalam memilih vendor, portofolio dan harga menjadi faktor utama. Vendor dengan pricelist yang transparan, konsep yang variatif, serta kehadiran digital yang kuat dinilai lebih menarik bagi calon pengantin.

Tak heran jika sebagian besar responden masih mengandalkan platform Bridestory sebagai sumber utama dalam mencari vendor pernikahan, selain pameran dan media sosial.

“Melalui data-data yang kami rilis dalam Wedding Survey Report ini, Bridestory ingin membantu para vendor dan pelaku industri pernikahan memahami perilaku, preferensi, serta ekspektasi calon pengantin masa kini secara lebih mendalam," ungkap Natasza Kurniawan, Head of Marketing Bridestory.

Data ini kata dia tidak hanya memetakan arah tren visual seperti tema dan warna, tetapi juga menggambarkan bagaimana pasangan merencanakan pernikahan, mengambil keputusan, hingga apa yang mereka anggap paling penting dalam sebuah perayaan pernikahan.

Sebagai wujud komitmen berkelanjutan, Bridestory juga kembali menggelar rangkaian event tahunan seperti Bridestory Market dan Bridestory Fair sepanjang 2026. 

Load More