- Industri periklanan Indonesia didominasi digital, dengan 70-75% belanja iklan berpindah kanal per tahun 2025.
- Flux Creative Universe (FCU) berinvestasi pada delapan entitas bisnis baru yang dipimpin talenta muda Gen Z.
- Investor menekankan pentingnya karakter kuat dan keseimbangan idealisme dalam menghadapi tuntutan pasar kreatif dinamis.
Suara.com - Lanskap industri periklanan dan kreatif di Indonesia tengah bergerak cepat mengikuti perubahan perilaku audiens. Kanal digital kini tidak lagi menjadi pelengkap, melainkan arus utama dalam strategi pemasaran.
Sepanjang 2025, sejumlah indikator menunjukkan pergeseran besar yang membentuk ulang peta belanja iklan nasional. Lalu, apa saja yang mengalami perubahan?
1. Belanja iklan beralih ke digital
Sekitar 70 hingga 75 persen belanja iklan di Indonesia pada 2025 diperkirakan telah berpindah ke kanal digital, menandai perubahan signifikan dalam strategi pemasaran merek.
2. Industri kreatif memasuki fase transformasi
Pergeseran ad spend ini mencerminkan perubahan lanskap industri periklanan dan kreatif yang semakin bergantung pada platform berbasis data dan teknologi.
3. Penetrasi internet menjadi pendorong utama
Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat tingkat penetrasi internet mencapai 80,66 persen pada 2025, memperkuat daya tarik kanal digital bagi pengiklan.
Perubahan perilaku konsumen ini menuntut pelaku industri untuk bergerak lebih lincah dan adaptif. Merespons dinamika tersebut, Flux Creative Universe (FCU) mengambil langkah strategis dengan membangun ekosistem talenta muda yang dinilai paling memahami denyut nadi digital.
Baca Juga: Rayakan Ultah Sabrina, Deddy Corbuzier Isyaratkan Hubungan Baik Meski Cerai
Yohanes Auri, Founder dan CEO Flux Creative Universe, menyatakan bahwa visi perusahaan sejak bertransformasi menjadi creative group holding pada 2021 adalah mengumpulkan talenta terbaik layaknya tim "Avengers" di industri kreatif. Visi ini didukung oleh mitra strategis seperti Grace Tahir dan Andrew Susanto.
Mengawali tahun 2026, komitmen ini dipertegas dengan investasi masif pada delapan entitas bisnis baru yang seluruhnya dipimpin oleh talenta Generasi Z.
Pesan dari Investor: Pentingnya Karakter dan Idealisme
Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari Deddy Corbuzier selaku investor utama FCU. Dalam pertemuan perdananya dengan 11 talenta muda yang kini berada di bawah payung FCU, Deddy menekankan pentingnya karakter di tengah persaingan industri yang ketat.
“Semua orang punya peluang yang sama, semua punya kesempatan yang sama. Tinggal pintar-pintaran saja, adu kreatif, adu karakter. Kalau lebih pintar, lebih kreatif, dan karakternya lebih kuat, pasti dia akan di atas,” ujar Deddy Corbuzier di Jakarta, baru-baru ini.
Ia juga mengingatkan agar para pemimpin muda ini mampu menyeimbangkan idealisme dengan tuntutan pasar. “Kita boleh berkreativitas, tapi idealisme juga jangan dibuang ke tong sampah. Jadi, antara kreativitas, adaptasi, dan idealisme harus jalan bareng,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Dokter Richard Lee Tak Ditahan, Deddy Corbuzier Singgung soal Kebal Hukum
-
Antara Kesehatan Publik dan Ekonomi Kreatif: Adakah Jalan Tengah Perda KTR Jakarta?
-
Kemenperin Gaspol Digitalisasi Industri, PIDI 4.0 Jadi Motor Transformasi Nasional
-
Sabrina Chairunnisa Kena Musibah Jelang Akhir Tahun, Jari Tangan Sampai Retak
-
Dasco Ketuk Palu Sahkan Pansus RUU Desain Industri, Ini Urgensinya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
KPK Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Diistimewakan, Kini Gabung dengan Tahanan Lain
-
Ekonom Coret Thomas Djiwandono dari Bursa Gubernur BI, Dinilai Tak Penuhi Kriteria
-
Menyelimuti 55 Juta Ton Sampah dengan Geomembrane: Solusi Darurat atau Bom Waktu Berbahaya?
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Review The Legend of Kitchen Soldier: Ketika Memasak Menjadi Senjata Terbaik
-
KPK Bantah Beri Fasilitas Mewah, Febrie Adriansyah Kini Huni Rutan Tanpa Pengistimewaan
-
3 Orang Tewas di Penembakan Massal Festival Kuliner Seattle, Ada Bayi Jadi Korban
-
Terancam Dipecat, Polri Impunitas Bagi Kasat Narkoba Tangsel yang Terjerat Kasus Sabu
-
Polisi Olah TKP Kematian Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie, Sejumlah Barang Bukti Dibawa
-
KPK Buka Suara soal Febrie Adriansyah Masuk Rutan Tanpa Rompi Tahanan