Suara.com - Pertanyaan soal serum anti aging boleh dipakai mulai umur berapa sering bikin bingung, terutama buat kamu yang masih merasa "kulitku kan belum keriput".
Banyak orang mengira perawatan anti-aging baru dibutuhkan saat tanda penuaan sudah jelas terlihat. Padahal, konsep anti aging bukan sekadar memperbaiki, tapi juga mencegah.
Lalu, kapan sebenarnya waktu yang tepat mulai menggunakan serum anti aging? Apakah harus menunggu usia 30 atau 40 tahun?
Serum Anti Aging Boleh Dipakai Mulai Umur Berapa?
Jawabannya bisa berbeda-beda, tergantung kondisi kulit dan gaya hidup. Supaya tidak salah langkah, yuk pahami penjelasannya berikut ini.
Secara ilmiah, proses penuaan kulit sudah dimulai sejak usia 25 tahun. Pada fase ini, produksi kolagen dan elastin mulai menurun secara perlahan. Dua komponen ini sangat penting untuk menjaga kulit tetap kencang, kenyal, dan elastis.
Meski tanda-tandanya belum terlihat jelas, seperti kerutan atau flek hitam, perubahan di lapisan kulit sebenarnya sudah terjadi.
Inilah alasan mengapa banyak dermatolog menyarankan penggunaan serum anti aging sejak usia 25 tahun sebagai langkah pencegahan.
Menunggu sampai kerutan muncul justru membuat perawatannya lebih sulit dan membutuhkan waktu lebih lama.
Jadi, memulai lebih awal bukan berarti berlebihan, melainkan bentuk investasi jangka panjang agar kulit tetap sehat dan awet muda.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Serum Penghilang Bekas Jerawat, Bikin Kulit Cerah Merata
Selain patokan usia, kamu juga bisa mengenali kebutuhan anti-aging dari kondisi kulit. Setiap orang punya kecepatan penuaan yang berbeda, tergantung paparan sinar matahari, pola tidur, stres, hingga kebiasaan merokok.
Beberapa tanda awal kulit mulai membutuhkan serum anti-aging antara lain:
- Muncul garis halus di area mata atau dahi
- Kulit terasa lebih kering dan kurang lembap
- Warna kulit terlihat kusam dan tidak merata
- Tekstur kulit terasa kasar, pori-pori tampak lebih besar
Jika satu atau beberapa tanda ini mulai muncul, artinya kulitmu butuh perawatan ekstra untuk menjaga elastisitas dan regenerasi sel.
Maka, buat kamu yang baru pertama kali mencoba serum anti aging, sebaiknya tidak langsung menggunakan bahan aktif berkadar tinggi.
Kulit muda yang belum terbiasa bisa mengalami iritasi jika langsung terpapar retinol kuat atau eksfoliator agresif.
Langkah aman untuk pemula adalah memilih serum dengan formula lembut seperti:
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Mudik Gratis Kian Diburu Jelang Lebaran 2026, Jateng dan Jatim Jadi Tujuan Favorit
-
50 Gambar Ucapan Idul Fitri 2026 Gratis, Siap Pakai untuk Story WA atau Instagram
-
Tertinggal Shalat Ied Berjamaah, Bolehkah Sholat Idul Fitri Sendirian di Rumah?
-
Apakah Menikahi Sepupu Termasuk Perkawinanan Sedarah? Ini Penjelasannya
-
Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
-
5 Tempat Makan 'Legend' Sepanjang Pantura: Wajib Mampir Kala Mudik 2026
-
Promo Spesial Ramadan BRI, Cara Cerdas Nikmati Bukber dan Hiburan Lebih Hemat
-
7 Parfum Mirip Chanel Coco Mademoiselle Versi Murah tapi Wanginya Mewah
-
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus
-
Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya