Lifestyle / Male
Rabu, 04 Februari 2026 | 17:52 WIB
Jeffrey Epstein [Suara.com/DOJ]

Banyak nama muncul karena mereka adalah teman, penumpang di jet pribadinya, atau sekadar subjek pembicaraan.

Berikut beberapa nama yang sempat muncul di Epstein Files.

  • Pangeran Andrew

Kanal pemberitaan BBC News mencatat bahwa skandal Epstein menyebabkan Pangeran Andrew kehilangan gelar militer dan perlindungan kerajaan setelah ia gagal membersihkan namanya di pengadilan.

  • Bill Clinton

Nama sosok eks Presiden AS tersebut tercatat dalam manifes penerbangan jet Epstein dan beberapa kali bertemu dengannya untuk urusan filantropi. Laporan CNN mengonfirmasi bahwa meski Clinton sering disebut dalam dokumen, tidak ada bukti atau tuduhan dalam berkas tersebut yang menyatakan ia terlibat dalam aktivitas ilegal Epstein.

  • Stephen Hawking

Fisikawan ternama ini disebut dalam email di mana Epstein meminta Maxwell membantah klaim bahwa Hawking ikut serta dalam aktivitas asusila di pulau pribadinya. The Independent melaporkan bahwa kemunculan nama Hawking dalam email tersebut justru menunjukkan upaya Epstein untuk melindungi reputasi sang ilmuwan dari rumor.

Tewas di balik jeruji besi

Adapun sebelum sidang dilakukan, Epstein diberitakan melakukan bunuh diri. Itu  diduga demi menghindari seluruh konsekuensi hukum atas aksinya yang bejat.

Kematian Jeffrey Epstein pada 10 Agustus 2019 adalah salah satu peristiwa yang paling banyak memicu teori konspirasi dalam sejarah modern Amerika Serikat.

Epstein ditemukan tidak bernyawa di selnya di Metropolitan Correctional Center (MCC), New York, sebuah fasilitas penjara federal yang dikenal memiliki pengamanan super ketat.

Baca Juga: Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika

Meskipun secara resmi dinyatakan sebagai bunuh diri, rangkaian kelalaian yang terjadi di penjara malam itu membuat publik tetap skeptis.

Banyak yang percaya bahwa Jeffrey Epstein dibunuh, karena akan terlalu banyak penguasa yang bakal hancur jika ia membuka suara atas skandalnya. 

Kontributor : Armand Ilham

Load More