Suara.com - Rangkaian dokumen rahasia yang baru saja dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada awal 2026 membuka tabir mengerikan mengenai ambisi pribadi Jeffrey Epstein.
Di balik jaringan kejahatan seksualnya yang menyasar anak di bawah umur, Epstein ternyata memiliki obsesi untuk menciptakan "pabrik bayi" atau generasi manusia unggul melalui teknologi rekayasa genetika dan kecerdasan buatan.
Melansir laporan The Guardian, Epstein berencana menghamili banyak perempuan di peternakan luas miliknya di New Mexico untuk melahirkan keturunan yang memiliki DNA-nya.
Gagasan ini memandang tubuh perempuan hanya sebagai alat produksi biologis, sebuah ideologi ekstrem yang menghapus unsur persetujuan dan kemanusiaan.
Belajar dari Kekejaman "Lebensborn" Era Nazi
Obsesi Epstein terhadap rekayasa manusia ini memiliki kemiripan yang mengkhawatirkan dengan program Lebensborn yang dijalankan oleh rezim Nazi Jerman di bawah kepemimpinan Adolf Hitler.
Menurut data United States Holocaust Museum, pada tahun 1935, organisasi elit SS pimpinan Heinrich Himmler mendirikan program Lebensborn (berarti "Sumber Kehidupan").
Tujuannya adalah memproduksi secara massal generasi ras "Arya" yang dianggap paling unggul secara biologis.
- Seleksi Brutal: Anggota SS dipaksa menjadi sumber bibit generasi masa depan, sementara perempuan yang terlibat harus membuktikan kemurnian ras mereka hingga beberapa generasi.
- Penculikan Anak: Saat Perang Dunia II, Nazi bahkan menculik anak-anak dari wilayah pendudukan yang dianggap memenuhi kriteria fisik "Arya" untuk dipaksa menjadi warga Jerman.
- Tragedi Kemanusiaan: Sekitar 10.000 anak menjadi korban eksperimen sosial ini, di mana mereka kehilangan identitas asli dan terputus dari keluarga mereka selamanya.
Jaringan Kekuasaan dan Kegagalan Sistem Hukum
Baca Juga: Berapa Kekayaan Jeffrey Epstein yang Jadi Biang Kerok Epstein Files?
Kasus Epstein bukan sekadar tentang predator seksual, melainkan tentang kegagalan sistem yang melindungi orang-orang berpengaruh.
Senator AS, Ben Sasse, sebelumnya mengecam kesepakatan hukum Epstein pada 2008 sebagai "kegagalan sistem yang menjijikkan."
Nama-nama besar seperti Pangeran Andrew, Bill Gates, Donald Trump, hingga Bill Clinton terus terseret dalam pusaran dokumen ini karena interaksi mereka dengan Epstein.
Meski masing-masing tokoh tersebut membantah terlibat dalam tindakan ilegal, kehadiran mereka dalam arsip jutaan halaman ini menunjukkan bagaimana Epstein memposisikan dirinya sebagai perantara kekuasaan global.
Skandal Inteljen "Kompromat" dan Pengaruh Geopolitik
Salah satu fakta paling krusial yang sedang didalami penyelidik adalah dugaan keterkaitan Epstein dengan intelijen Israel. Rekan terdekatnya, Ghislaine Maxwell, adalah putri dari konglomerat media Robert Maxwell yang diketahui memiliki hubungan erat dengan Mossad.
Berita Terkait
-
Siapa yang Pertama Lapor? Begini Awal Mula Terbongkarnya Skandal Jeffrey Epstein
-
Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika
-
Epstein Files Ungkap Investasi Bitcoin Jefrey Sejak Belasan Tahun Lalu, Elite Global Visioner?
-
Mengenal Kiswah Kain Suci Penutup Kabah yang Dikirim Eksklusif ke Jeffrey Epstein
-
Ada Nama Sri Mulyani di Dokumen Jeffrey Epstein Files, Ternyata Ini Isinya!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng