- Jeffrey Epstein menyimpan koleksi seni eksentrik di rumahnya.
- Patung, lukisan, dan miniatur unik dilelang dengan harga fantastis.
- Koleksi ini menyingkap sisi lain miliarder kontroversial tersebut.
Suara.com - Sosok kontroversial mendiang Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan publik setelah dokumen pengadilan dan arsip investigasi bertajuk Epstein Files viral.
Dokumen Epstein mengungkap fakta kejahatan Epstein, termasuk terkait perdagangan seks anak yang melibatkan puluhan korban di New York dan Florida.
Di balik jeratan hukum tersebut, catatan penyitaan aset menunjukkan bahwa rumah dan properti Epstein menyimpan sejumlah karya seni langka dan "aneh".
Melansir dari New York Post dan Artnet, berikut enam koleksi seni "aneh" milik Epstein yang berhasil dihimpun, beberapa di antaranya kini sudah dilelang.
1. Patung Perunggu Wanita Telanjang
Dalam koleksi seni milik Epstein, terdapat sebuah patung perunggu seukuran wanita telanjang yang tergantung di tali karya seniman asal Prancis, Arnaud Kasper.
Patung ini digantung di dekat tangga rumah Epstein. Berbeda dengan versi lain, patung di rumah Epstein disebut dibalut dengan baju pengantin.
Di situs rumah lelang Millea Bros, patung ini dijual seharga 1.500 USD dengan nama Female Nude, dan tercatat sebagai nomor enam dari edisi delapan.
2. Lukisan Wanita yang Memamerkan Payudara
Baca Juga: 7 Fakta Jeffrey Epstein, Tak Pernah Lulus Kuliah Tapi Bisa Jadi Guru hingga Miliarder
Koleksi lain mencakup lukisan seorang wanita yang memamerkan payudara, berjudul Femme Fatale. Lukisan ini merupakan karya seniman Fauvist, Kees van Dongen.
Dalam gambar yang diunggah di situs rumah lelang, wanita dalam lukisan terlihat mengenakan atasan berwarna merah dengan bingkai hitam.
Lukisan ini dijual seharga hanya 275 USD, kurang dari nilai bingkainya, yang berasal dari Eli Wilner and Company, salah satu dealer bingkai khusus.
3. Miniatur Tokoh Kartun
Epstein juga memiliki koleksi berupa miniatur dua tokoh kartun bulat yang menari di atas kantong uang.
Melansir dari laman Artnet, miniatur ini merupakan karya pematung Amerika, Tom Otterness, dengan judul Free Money.
Berita Terkait
-
7 Fakta Jeffrey Epstein, Tak Pernah Lulus Kuliah Tapi Bisa Jadi Guru hingga Miliarder
-
Kronologi Kematian Jeffrey Epstein di Penjara dan Kasusnya
-
Epstein Island Ada di Mana? Pulau Pribadi Jeffrey Epstein yang Penuh Skandal
-
24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
-
Biodata dan Agama Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
4 Pasangan yang Cocok untuk Zodiak Scorpio, dengan Siapa Paling Serasi?
-
Penduduk Melarat Susut, Tapi Kesenjangan Orang Kaya dan Miskin Makin Besar
-
Ulasan Pyramid Game: Ketika Perundungan Menjadi Hal yang Dianggap Wajar
-
Biar Hunian Terjual, Para BUMN Mulai Antre Ikut Danantara Housing Expo 2026
-
Strategi Astra UD Trucks Perkuat Keandalan Armada Distribusi Energi di GIIAS 2026
-
Mengenal Black Start, Teknologi PLTA yang Bisa Hidupkan Listrik Saat Blackout
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, BI Sebut Permintaan Domestik Masih Solid
-
6 Kombinasi Lipstik Ombre untuk Kulit Kuning Langsat, Bibir Makin Fresh dan Berdimensi
-
Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks
-
Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?