- Jeffrey Epstein lahir di Brooklyn tahun 1953 dari keluarga biasa, namun menjadi finansier superkaya dengan jaringan sosial elite.
- Ia pernah menjadi guru sekolah elit dan bekerja di Wall Street, sebelum akhirnya terseret kasus pelecehan seksual sejak 2005.
- Epstein meninggal dunia pada 2019 di sel tahanan sebelum sidang, setelah sebelumnya menjalani hukuman ringan kontroversial.
Suara.com - Nama Jeffrey Epstein sedang menjadi sorotan setelah berbagai dokumen pengadilan yang dikenal sebagai Epstein Files dibuka ke publik.
Sosok yang semasa hidupnya dikenal sebagai finansier superkaya ini ternyata menyimpan kisah kelam yang melibatkan jaringan kekuasaan, kemewahan, dan kejahatan seksual berskala global.
Siapa sebenarnya Jeffrey Epstein? Berikut fakta-fakta penting tentang latar belakang keluarga, karier, kehidupan pribadi, hingga kasus hukumnya.
1. Lahir dari Keluarga Biasa
Jeffrey Edward Epstein lahir pada 20 Januari 1953 di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Ia berasal dari keluarga kelas menengah. Ayahnya bekerja sebagai petugas taman kota, sementara ibunya adalah asisten sekolah.
Tidak ada latar belakang keluarga elit atau kekayaan besar. Hal ini kemudian memicu banyak pertanyaan publik tentang asal-usul kekayaan Epstein di masa dewasa.
2. Tak Pernah Lulus Kuliah
Epstein sempat mengenyam pendidikan di Cooper Union dan New York University (NYU). Namun, ia tidak pernah menyelesaikan kuliahnya hingga lulus sarjana.
Meski begitu, Epstein dikenal cerdas, terutama di bidang matematika dan sains—kemampuan yang kelak membawanya masuk ke lingkungan elite.
Baca Juga: Foto Jenazah Jeffrey Epstein yang Dirilis Pemerintah AS Dicurigai Palsu: Tatonya di Mana?
3. Pernah Jadi Guru Sekolah Elit
Salah satu sisi lain Epstein yang jarang diketahui publik adalah profesinya sebagai guru matematika dan fisika di Dalton School, sekolah swasta elit di New York.
Menariknya, Epstein bisa mengajar di sana meski tidak memiliki gelar sarjana, diduga karena kecerdasan dan relasi yang dimilikinya.
4. Masuk Dunia Keuangan dan Jadi Finansier Misterius
Setelah keluar dari dunia pendidikan, Epstein beralih ke sektor keuangan dan bekerja di Bear Stearns, perusahaan investasi besar di Wall Street.
Ia kemudian mendirikan perusahaan sendiri, J. Epstein & Co., yang diklaim hanya melayani klien superkaya. Namun hingga kini, jumlah klien dan sumber kekayaannya tidak pernah jelas, membuat reputasinya sebagai “miliarder misterius” semakin kuat.
Berita Terkait
-
Kronologi Kematian Jeffrey Epstein di Penjara dan Kasusnya
-
Epstein Island Ada di Mana? Pulau Pribadi Jeffrey Epstein yang Penuh Skandal
-
Kemunculan Epstein Files Cuma Pengalihan Isu? Diduga Ada Kasus Besar yang Ditutupi
-
Film Eyes Wide Shut Ramai Disorot Usai Dokumen Epstein Terungkap, Disebut Cerminan Dunia Elite Gelap
-
Terpopuler: Konteks Jokowi dan Sri Mulyani di Epstein Files, Rekomendasi HP Murah untuk Ojol
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan