Suara.com - Skandal Jeffrey Epstein makin panas dengan dibongkarnya beberapa berkas baru alias 'Epstein Files' yang kini mulai merujuk ke para elit dari berbagai negara, seperti Israel.
Adapun dari awal mencuat, kasus Epstein memang telah menyebut berbagai tokoh besar dunia, dari Presiden Amerika Serikat hingga berbagai tokoh di kerajaan Inggris.
Nama tokoh-tokoh tersebut tentu otomatis tercoreng, karena Epstein terbukti kuat menjalankan operasi perdagangan manusia dan pelecehan seksual terhadap sejumlah anak di bawah umur.
Namun baru-baru ini, Epstein diduga punya koneksi dengan pemerintahan Israel dan terlibat dalam spionase alias menjadi mata-mata.
Sosok yang membuat klaim tersebut bukan pihak yang sembarangan karena terikat pada salah satu organisasi intelijen terbesar di Amerika Serikat.
Lantas, apakah benar Epstein adalah mata-mata Israel? Mari simak informasi berikut.
Informan FBI beri pengakuan mengejutkan soal Epstein
Dugaan bahwa Epstein adalah mata-mata Israel berawal dari pengakuan informan dari Federal Bureau of Investigation (FBI), biro intelijen federal terbesar di Negeri Paman Sam.
Adapun sebagaimana yang diberitakan oleh kanal pemberitaan dari Turki, Anadolu, seorang informan FBI mengungkap bahwa ia memiliki Confidential Human Source (CHS) atau informasi yang bersifat rahasia dari mereka yang terlibat dalam operasi perdagangan anak Epstein.
Baca Juga: Siapa Kafrawi Yuliantono yang Disebut dalam Epstein Files? Kenali Sosoknya
Informasi rahasia tersebut dilacak dari percakapan antara Epstein dan Alan Dershowitz, pengacaranya.
Informan FBI menyebutkan bahwa sosok yang disebut sebgai CHS memiliki rekaman telepon antara Epstein dan Dershowitz.
Mengutip Anadolu, Kamis (5/2/2026) informan tersebut mencatat bahwa badan intelijen Israel, Mossad, rencananya akan menghubungi Dershowitz untuk memberikan instruksi atau pengarahan pasca-percakapan tersebut.
Sang informan juga bermodalkan beberapa dokumen yang telah diperoleh dari berkas yang dimiliki oleh Epstein.
Lebih mengejutkannya lagi, dokumen tersebut menyebutkan ada kedekatan antara Epstein dan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak.
Epstein juga disebut-sebut menerima pelatihan khusus dan disiapkan oleh Ehud Barak untuk menjadi mata-mata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
8 Makanan yang Menurunkan Kolesterol dengan Mudah usai Lebaran
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah