Ilustrasi genteng.
Baca 10 detik
- Presiden Prabowo menggaungkan "gentengisasi" untuk penggunaan genteng tanah liat pada hunian rakyat.
- Gerakan tersebut bertujuan mengembalikan estetika arsitektur tropis sekaligus menghidupkan industri genteng rumahan lokal.
- Genteng tanah liat unggul sebagai isolator panas dan peredam suara.
- Panas: Material logam adalah konduktor panas. Tanpa tambahan peredam (insulasi) yang mahal, ruangan di bawahnya akan terasa sangat gerah.
- Bising saat Hujan: Suara "drumband" saat hujan deras sering kali mengganggu kenyamanan penghuni rumah.
- Risiko Korosi: Jika lapisan pelindungnya terkelupas, atap ini bisa berkarat dalam waktu beberapa tahun saja, terutama di daerah dekat pantai.
Gerakan Gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo nampaknya ingin menekankan pada aspek kenyamanan jangka panjang dan kemandirian ekonomi.
Jika Anda mengutamakan kesejukan alami di dalam rumah tanpa harus terus-menerus menyalakan AC, genteng tanah liat adalah pemenang mutlak.
Namun, jika Anda memiliki budget terbatas dan menginginkan proses pembangunan yang kilat, atap metal berpasir bisa menjadi opsi, asalkan Anda siap menambah biaya untuk memasang aluminium foil peredam panas di bawahnya.
Jadi, apakah Anda siap mendukung gerakan Gentengisasi untuk rumah Anda selanjutnya?
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional