Lifestyle / Komunitas
Kamis, 12 Februari 2026 | 10:47 WIB
Ilustrasi Lip Balm. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Bibir kering dan pecah-pecah saat puasa membuat banyak orang memakai lip balm sebagai solusi.
  • Muncul keraguan karena lip balm berpotensi meninggalkan rasa dan dikhawatirkan tertelan sehingga dianggap membatalkan puasa.
  • Artikel ini membahas hukum memakai lip balm saat puasa menurut pandangan ulama, merujuk penjelasan Buya Yahya.

Suara.com - Banyak orang mengalami masalah bibir kering hingga pecah-pecah saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kondisi ini tentu bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, sehingga penggunaan lip balm sering dianggap sebagai solusi praktis.

Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas umat Muslim, yaitu apakah memakai lip balm saat puasa termasuk hal yang membatalkan?

Pasalnya, lip balm memiliki tekstur yang dapat melembapkan dan terkadang meninggalkan rasa di bibir.

Sebagian orang khawatir kandungan lip balm bisa masuk ke dalam mulut atau tertelan tanpa sengaja. Hal inilah yang membuat banyak orang ragu.

Tapi di sisi lain, menjaga kesehatan bibir juga penting agar tidak menimbulkan luka atau rasa perih yang berlebihan.

Karena itu, penting memahami hukum penggunaan lip balm saat puasa menurut pandangan ulama.

Lantas, bagaimana sebenarnya hukum memakai lip balm saat puasa Ramadan, apakah boleh atau justru membatalkan?

Berikut penjelasan lengkapnya berdasarkan keterangan Buya Yahya yang sering dijadikan rujukan oleh masyarakat.

Baca Juga: Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026 Resmi dari Pemerintah, Cek Tanggalnya!

Kata Buya Yahya soal Hukum Memakai Lip Balm saat Puasa

Ilustrasi memakai lip balm. (freepik)

Ulama kharismatik, Yahya Zainul Ma'arif Jamzuri, Lc., M.A., Ph.D. alias Buya Yahya, pernah menjelaskan perihal hukum memakai lip balm atau pelembap bibir saat puasa.

Menurut Buya Yahya, memakai lip balm saat puasa hukumnya boleh. Terlebih kalau ada masalah bibir yang mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Namun Buya Yahya memberikan catatan agar lip balm jangan sampai tertelan. Sebab hal itu bisa membatalkan puasa.

"Enggak ada masalah (memakai lip balm saat puasa). Asalkan ya itu saja, hati-hati, jangan sampai tertelan," jelas Buya Yahya, melansir YouTube pribadinya pada Kamis, 12 Februari 2026.

"Artinya kalau terasa masuk ke mulut jadi ludah kan. Tapi enggak ada masalah, dikasih (lip balm) bibirnya untuk menjaga," imbuh ulama asal Blitar, Jawa Timur tersebut.

Lalu bagaimana jika kondisi bibirnya tidak terlalu kering ataupun pecah-pecah, apakah masih boleh memakai lip balm saat puasa? Jawabannya, boleh.

Namun Buya Yahya lagi-lagi mengingatkan supaya lip balm tidak tertelan, sehingga puasanya batal.

"Bahkan dalam keadaan (bibir) normal pun enggak ada masalah (memakai lip balm saat puasa). Tapi ingat, jangan sampai tertelan. Kalau tiba-tiba ada yang masuk, terasa tertelan, maka batal (puasanya)," tandas Buya Yahya.

Demikian itu penjelasan Buya Yahya perihal hukum memakai lip balm saat puasa.

Berdasarkan penjelasan sang ulama, memakai lip balm saat puasa diperbolehkan selama tidak tertelan.

Jadi perlu hati-hati ketika mengaplikasikan lip balm ke bibir agar tidak mengganggu ibadah. Wallahu a'lam bishawab.

Load More