Bagi Anda yang menggunakan sepeda commuter untuk bekerja, maka Anda tentu menginginkan sepeda yang nyaman namun tetap efisien untuk sampai ke tujuan dengan cepat.
Kenyamanan memiliki arti berbeda bagi setiap pengendara, jadi Anda dapat memperhatikan hal-hal seperti posisi berkendara, bentuk setang, dan geometri.
Setang datar dengan pegangan ergonomis adalah pilihan umum untuk posisi berkendara yang rileks dan nyaman.
Jika Anda menginginkan kenyamanan yang lebih, peningkatan lebih lanjut dapat mencakup sadel empuk, tiang sadel bersuspensi, dan garpu suspensi depan.
3. Ketahui Apa Itu Sepeda Single-speed dan Sepeda dengan Gir
Keputusan penting lainnya bagi para komuter adalah mengenai rasio gigi.
Meskipun lebih banyak gigi mungkin terdengar lebih baik daripada satu gigi, ada waktu dan tempat yang tepat untuk sepeda komuter dengan satu kecepatan.
Jika rute perjalanan Anda relatif datar, maka satu gigi saja mungkin sudah cukup. Ditambah lagi, tanpa derailleur, shifter, dan kabel berarti perawatannya jauh lebih sedikit.
Sepeda single speed cukup tahan banting jika Anda mencari pilihan yang minim perawatan.
Baca Juga: Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
Namun, jika rute perjalanan Anda berbukit, atau Anda ingin bersepeda di luar kota sesekali, kami merekomendasikan sepeda dengan gigi transmisi untuk pengalaman bersepeda yang lebih serbaguna dan menyenangkan.
4. Pahami Hub Roda Gigi Internal
Sebelum membeli sepeda commuter, pastikan juga Anda paham tentang hub roda gihi internal, terutama bagi para komuter yang menghadapi cuaca sepanjang tahun
Singkatnya ini adalah hub persneling internal. Hub ini memiliki sejumlah gigi di dalam hub belakang dan dapat membantu Anda menghindari perawatan drivetrain yang rumit.
5. Pertimbangkan Memilih yang Listrik atau Analog
Ada dua jenis sepeda commuter yang dijual yakni tipe listrik atau analog.
Sepeda listrik untuk bepergian memberikan dorongan yang bermanfaat untuk membawa Anda ke tujuan lebih cepat dan tanpa berkeringat.
Sepeda listrik dapat menjadi pengganti mobil yang hebat di kota dan metode transportasi yang lebih fleksibel dibandingkan dengan jadwal bus atau kereta bawah tanah.
Namun jika Anda suka yang manual, maka silahkan memilih sepeda commuter yang analog.
Itulah beberapa cara memilih sepeda commuter pertama Anda.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN