Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:37 WIB
Apa Itu Tarhib Ramadhan?

Suara.com - Apa itu Tarhib Ramadan dan apa tugasnya? Simak informasi berikut ini sebagai pemahaman umum buat Anda.

Tak lama lagi, seluruh muslim di dunia akan menjalankan ibadah puasa Ramadan. Dalam ibadah ini, ada beberapa istilah yang mungkin akan sering Anda dengar.

Salah satu istilah yang sering didengar saat Ramadan namun banyak orang belum tahu artinya adalah Tarhib Ramadan.

Arti Tarhib Ramadan

Istilah Tarhib Ramadan berasal dari kata Arab tarhīb (تَرْحِيْبٌ) yang bermakna menyambut dengan penuh kegembiraan, dorongan, dan penghormatan.

Dalam konteks bulan suci, Tarhib Ramadan bisa dipahami sebagai ajakan atau kegiatan untuk menyambut Ramadan dengan hati yang siap, penuh semangat, dan niat untuk memperbaiki diri.

Jadi, Tarhib Ramadan bukan sekadar seremonial atau ucapan “marhaban ya Ramadan” semata.

Lebih dari itu, ini adalah momen mempersiapkan diri baik secara lahir dan batin, agar bisa menjalani bulan puasa dengan maksimal.

Bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga memperbanyak ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, berdzikir, bersedekah, dan melakukan berbagai kebaikan lainnya.

Baca Juga: 15 Contoh Ucapan Minta Maaf Sebelum Ramadhan dalam Bahasa Arab

Biasanya, Tarhib Ramadan dilakukan melalui pengajian, doa bersama, pawai, hingga berbagai acara yang bernuansa Islami.

Keistimewaan Bulan Ramadan bagi Umat Muslim

Ramadan bukan bulan biasa. Ada banyak keutamaan yang membuatnya begitu dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia.

1. Kesempatan Menghapus Dosa

Ramadan dikenal sebagai bulan penuh ampunan. Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.

Ini menggambarkan betapa besarnya peluang untuk bertaubat dan memulai lembaran baru. Siapa pun yang sungguh-sungguh memperbaiki diri di bulan ini, insyaAllah akan mendapatkan rahmat dan ampunan-Nya.

2. Pahala Ibadah Dilipatgandakan

Puasa bukan hanya tentang menahan diri dari makan dan minum. Ramadan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Shalat terasa lebih khusyuk, membaca Al-Qur’an lebih rutin, sedekah lebih ringan dilakukan. Setiap amal baik yang dikerjakan di bulan ini nilainya jauh lebih besar dibandingkan bulan-bulan lainnya.

3. Menguatkan Rasa Kebersamaan

Suasana Ramadan selalu identik dengan kebersamaan. Mulai dari buka puasa bersama, berbagi takjil, hingga saling memberi makanan kepada tetangga.

Tradisi ini menumbuhkan rasa persaudaraan dan solidaritas. Ramadan mengajarkan bahwa kebahagiaan bukan hanya soal diri sendiri, tetapi juga tentang berbagi dengan orang lain.

4. Melatih Empati dan Pengendalian Diri

Dengan berpuasa, kita belajar menahan hawa nafsu dan mengendalikan emosi.

Kita juga bisa lebih merasakan bagaimana rasanya lapar dan haus, seperti yang dialami oleh mereka yang kekurangan setiap hari. Dari sinilah tumbuh rasa empati dan kepedulian sosial.

Singkatnya, Tarhib Ramadan adalah ajakan untuk menyambut bulan suci dengan kesiapan hati dan tekad untuk berubah menjadi lebih baik.

Akan ada beberapa kegiatan yang dilakukan untuk Tarhib ini mulai dari pengajian, pawai, bersedekah dan sebagainya sesuai tradisi masing-masing.

Bahkan di beberapa wilayah, dalam menyambut datangnya bulan Ramadan sering diadakan acara doa bersama dan Padusan.

Padusan sendiri berasal dari kata bahasa Jawa "Adus" alias mandi.

Fungsinya adalah untuk membersihkan diri baik jiwa dan raga sebelum menyambut bulan suci Ramdhan.

Budaya Padusan ini biasanya dilakukan sehari hingga dua hari sebelum masuk ke bulan Ramadan.

Ramadan bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk memperbaiki hubungan dengan Allah, memperkuat kepedulian kepada sesama, dan membentuk pribadi yang lebih sabar serta bersyukur.

Itulah pengertian Tarhib Ramadan yang sedang viral dan jadi perbincangan belakangan ini.

Kontributor : Damai Lestari

Load More