Lifestyle / Food & Travel
Jum'at, 13 Februari 2026 | 21:46 WIB
Marketing Director Danone Indonesia, Adisti Nirmala bersama dengan Ustadz Muhammad Assad dan Vebby Palwinta pada acara Ngadem Sore Bareng AQUA dan Ustadz Muhammad Assad. (suara.com/Tantri Amela Iskandar)

Suara.com - Menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal kurang dari sepekan lagi, AQUA hadir sebagai #TemanAdemRamadan, inisiatif yang mengajak masyarakat menjaga keseimbangan fisik dan ketenangan hati agar Ramadan dapat dijalani dengan lebih sehat dan bermakna.

Marketing Director Danone Indonesia, Adisti Nirmala menyampaikan, Ramadan merupakan momen yang selalu dinantikan masyarakat Indonesia karena Ramadan ini adalah bulan yang penuh berkah dan memberikan kesempatan kita semua untuk merefleksikan diri.

"Kami memahami bahwa ibadah Ramadan dijalani di tengah tantangan fisik dan emosional yang nyata. Terinspirasi dari kesejukan alami AQUA, inisiatif #TemanAdemRamadan hadir untuk membantu masyarakat menjaga tubuh tetap segar melalui hidrasi berkualitas, sekaligus merawat ketenangan hati di setiap momen penting Ramadan," ucap Adisti dalam acara Ask Me Anything Session About Ramadan di The Goods Diner pada Jumat, (13/2/2026).

Adisti juga menyoroti pentingnya menjaga hidrasi selama berpuasa, kebutuhan cairan tetap harus diperhatikan karena tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air.

“Tubuh kita 60–70 persen adalah air. Sehingga pasti kita butuh hidrasi yang sehat dan berkualitas. Makanya di sini AQUA hadir untuk betul-betul menemani puasa kita semua di bulan Ramadhan, dari pagi sahur sampai buka dan juga sampai tarawih,” katanya.

Melalui #TemanAdemRamadan, AQUA ingin melangkah lebih jauh dari sekadar manfaat fungsional. Perusahaan ingin membangun kedekatan emosional, khususnya dengan Gen-Z melalui kemasan edisi khusus dengan berbagai kutipan ekspresif yang dekat dengan keseharian kami harapkan dapat menjadi pengingat sederhana untuk menebarkan keademan kepada lebih banyak orang.

Acara Ngadem Sore Bareng AQUA bersama Ustadz Muhammad Assad dan Vebby Palwinta. (suara.com/Tantri Amela Iskandar)

Dalam sesi ‘Ngadem Bareng AQUA’, Ustadz Muhammad Assad menegaskan bahwa makna puasa jauh melampaui sekadar menahan lapar dan dahaga.

“Ramadan bukan hanya soal menahan haus dan lapar, tetapi melatih jiwa agar tetap tenang dan sabar. Ketika seseorang mampu menjaga lisan, menahan amarah, dan bersikap bijak di situasi yang memancing emosi, di situlah ia memaknai puasa dengan sebenar-benarnya. Adem bukan sekadar rasa, melainkan cerminan kematangan iman,” jelasnya.

Ia menambahkan, tindakan sederhana seperti menahan komentar pedas di media sosial, memberi jalan di kemacetan, atau memilih diam saat emosi memuncak adalah bentuk ibadah yang kerap terlupakan.

Baca Juga: 9 Jadi 10! Promo Bukber Unik di Ibis Styles Malang Yang Wajib Dicoba

Publik Figur, Vebby Palwinta turut berbagi pengalamannya menjalani Ramadan di tengah kesibukan. Ramadan itu ritmenya berubah total. Bangun lebih pagi untuk sahur, siangnya tetap beraktivitas, sore biasanya sudah mulai drop. Di momen seperti itu banyak belajar mengenali sinyal tubuh, kalau mulai pusing atau gampang tersinggung, biasanya karena kurang cairan dan kurang jeda.

"Jadi saya biasakan minum cukup saat sahur dan berbuka, lalu ambil waktu sebentar untuk pause sebelum merespons sesuatu. Hal kecil itu ternyata bikin adem, maka ibadah dan interaksi jadi lebih terjaga," ucap Vebby. 

Adisti berharap #TemanAdemRamadan menjadi gerakan yang mengajak masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan penuh makna. Dengan tubuh terhidrasi baik dan hati yang lebih adem, insya Allah Ramadan dapat dijalani dengan lebih sehat, lebih sabar, dan lebih bermakna. ***

Load More