Suara.com - Menjelang datangnya bulan suci, tradisi mandi jelang Ramadan sering dilakukan oleh sebagian umat Islam sebagai bentuk persiapan diri.
Oleh karena itu, penting untuk memahami doa mandi wajib sebelum puasa Ramadan yang benar untuk pria dan wanita agar tidak hati lebih tenang saat beribadah.
Perlu dipahami bahwa tidak ada mandi wajib khusus hanya karena akan berpuasa. Mandi wajib dilakukan jika seseorang dalam keadaan hadas besar, baik pria maupun wanita.
Sementara itu, ada juga mandi sunnah yang dianjurkan untuk menyambut malam-malam Ramadan. Berikut penjelasan lengkapnya seperti dikutip dari situs resmi Baznas dan sumber lainnya.
Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan
Niat adalah bagian paling penting dalam mandi wajib. Tanpa niat, mandi hanya menjadi aktivitas membersihkan tubuh biasa. Niat membedakan antara mandi biasa dan mandi untuk mengangkat hadas besar.
Berikut bacaan niat mandi wajib:
Arab:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الأَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Latin:
Baca Juga: 5 Bacaan Doa Megengan Puasa Ramadan, Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhan lillahi ta'ala.
Artinya:
"Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar, fardu karena Allah Ta'ala."
Niat ini berlaku untuk pria maupun wanita. Perbedaannya hanya pada sebab hadasnya, misalnya karena junub (berhubungan suami istri atau mimpi basah) atau karena selesai haid dan nifas bagi wanita.
Selain mandi wajib, ada juga niat mandi sunnah di malam Ramadan:
Arab:
نَوَيْتُ أَدَاءَ الْغُسْلِ الْمَسْنُونِ لِي فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailati min Ramadhâna lillâhi ta’âlâ.
Artinya:
"Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Mandi Wajib yang Benar
Agar mandi wajib sah, ada rukun yang harus dipenuhi. Secara umum, ada tiga hal utama:
- Berniat mengangkat hadas besar.
- Menghilangkan najis yang menempel di tubuh.
- Meratakan air ke seluruh tubuh tanpa ada bagian yang terlewat.
Supaya lebih sempurna, berikut tata cara mandi wajib yang dianjurkan:
Pertama, membaca niat ketika air pertama kali menyentuh tubuh. Setelah itu, cuci kedua telapak tangan sebanyak tiga kali. Bersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor seperti kemaluan dan area lipatan tubuh dengan tangan kiri.
Kemudian, berwudhu seperti wudhu untuk shalat. Setelah selesai, guyur kepala sebanyak tiga kali hingga air sampai ke akar rambut dan kulit kepala. Jika rambut tebal, sela-sela dengan jari agar air benar-benar meresap.
Terakhir, siram seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan lalu kiri. Pastikan tidak ada bagian yang kering, termasuk lipatan kulit, sela jari, pusar, dan belakang telinga. Menggosok tubuh saat mandi juga dianjurkan agar air merata sempurna.
Doa Sesudah Mandi Wajib
Setelah selesai mandi dan berwudhu, dianjurkan membaca doa seperti doa setelah wudhu:
Arab:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ.
Latin:
Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu. Allahummaj’alni minattawwabina waj’alni minal mutathahhirin.
Artinya:
"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri."
Doa ini menjadi penyempurna ibadah sekaligus harapan agar Allah menerima amal yang dilakukan.
Kapan Mandi Wajib Dilakukan Sebelum Puasa?
Mandi wajib dilakukan ketika seseorang berada dalam kondisi hadas besar, bukan karena puasanya. Misalnya setelah berhubungan suami istri, setelah mimpi basah, dan setelah haid atau nifas selesai.
Jika hadas besar terjadi di malam hari dan belum sempat mandi hingga waktu imsak tiba, puasanya tetap sah. Namun, mandi wajib harus segera dilakukan sebelum melaksanakan shalat Subuh.
Sedangkan mandi sunnah Ramadan bisa dilakukan pada malam hari sebelum tidur atau menjelang waktu Subuh. Tujuannya sebagai bentuk kesiapan menyambut hari puasa dengan kondisi bersih dan suci.
Itulah penjelasan lengkap terkait doa mandi wajib sebelum puasa Ramadan yang benar untuk pria dan wanita. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
5 Bacaan Doa Megengan Puasa Ramadan, Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
-
Sepatu Timberland Original Harga Berapa? Ini 7 Alternatif Merek Lokal, Kualitas Tak Kalah
-
Apakah Toner Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 4 Produk Terbaik untuk Mengatasinya
-
4 Rekomendasi Mascara yang Wudhu Friendly, Aman Dipakai Tarawih
-
Sejarah Kue Keranjang, Makanan Khas Imlek yang Dipercaya Bawa Keberuntungan
-
Muhammadiyah Puasa 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwal 1 Ramadan dan Awal Tarawihnya
-
Rekomendasi 15 Playlist Lagu untuk Merayakan Imlek
-
Sunscreen Apa yang Bisa Mengencangkan Kulit? Cek 5 Rekomendasi Terbaik
-
Apakah Imlek Puskesmas Libur? Ini Jadwal Buka Layanan Selama Masa Liburan
-
Mengenal Kegunaan Toner untuk Wajah, Wajib atau Hanya Buang-Buang Uang?