Masyarakat Tionghoa percaya bahwa saat membuat kue keranjang, seseorang dilarang berbicara kasar atau sedang dalam suasana hati yang buruk agar kuenya "jadi" dengan sempurna dan membawa keberuntungan.
Makanan para dewa
Menurut legenda, kue ini disajikan untuk Dewa Dapur (Zao Jun) agar mulutnya menjadi lengket dan hanya bisa melaporkan hal-hal manis atau baik kepada Kaisar Langit tentang perilaku keluarga yang memasak kue.
Keluarga yang memasak kue keranjang akan mendapatkan penilaian baik oleh Kaisar Langit berkat memanjakan lidah sosok Zao Jun tersebut.
Masuk ke Indonesia
Kue keranjang masuk ke Nusantara seiring dengan gelombang migrasi masyarakat Tionghoa dari wilayah Tiongkok Selatan (seperti Hokkien, Teochew, dan Kantonis) berabad-abad silam.
Para imigran membawa tradisi kuliner ini sebagai bagian penting dari ritual peribadatan dan perayaan Imlek di tanah perantauan.
Penamaan "kue keranjang" sendiri muncul karena wadah cetakannya yang terbuat dari keranjang bambu kecil berlubang.
Pemilihan nama tersebut adalah contoh menarik bagaimana istilah lokal menggantikan nama aslinya, tetapi tetap menjaga esensi tradisinya.
Baca Juga: Makna Tahun Kuda Api di Perayaan Imlek 2026, Pakar Feng Shui: FOMO, Ambisi, dan Risiko Burnout
Adapun untuk menyesuaikan diri di selera orang Indonesia, ada beberapa modifikasi dari kue keranjang yang berbeda dari versi aslinya.
Selain rasa original (gula merah), di Indonesia banyak ditemukan variasi rasa seperti pandan atau santan yang menyesuaikan dengan lidah lokal.
Bukan hanya dikonsumsi sendiri, kue keranjang wajib dibagikan kepada tetangga dan kerabat, termasuk yang non-Tionghoa sebagai simbol berbagi keberuntungan.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Jateng Dikepung Zona Megathrust dan Sesar Aktif, Wakil Ketua DPRD: Warga Harus Waspada!
-
4 Penyebab HP Android Lemot yang Sering Tak Disadari, Cek Sebelum Makin Parah
-
8 Aturan Menata Sofa Menurut Feng Shui agar Tidak Menghambat Energi
-
35 Ucapan HUT RI ke-81, Penuh Semangat dan Cocok Dibagikan di Media Sosial
-
KKN Berubah Jadi Misi Kemanusiaan, 61 Mahasiswa UMY Bertahan di Tengah Bencana NTT
-
Siapa Pembawa Baki Tahun Ini? Ini Dia Sosok Celine Olivia dari Tim Paskibraka 'Indonesia Berdaulat'
-
Wajah Baru Way Kambas: Ambisi Lampung Membangun Surga Gajah Kelas Dunia
-
Cara Meratakan Skin Tint Pakai Jari atau Spons? Ini Bedanya
-
Motul Indonesia Dukung Gaya Hidup Roda Dua di Mozia MotoFest 2026
-
Mitos PTN vs PTS: Label Kampus Tak Pernah Menjamin Otakmu Berkelas