Suara.com - Salat tarawih merupakah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dilakukan selama bulan suci Ramadhan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
Waktu pelaksaan salat tarawih dilakukan pada malam hari setelah salat isya hingga waktu fajar atau subuh.
Salat Sunnah Muakad ini merupakan bagian dari ibadah Qiyamul Lail yang berlimpah pahala serta ampunan. Sayang jika dilewatkan begitu saja!
Salat tarawih sangat dianjurkan dikerjakan oleh semua muslim, tak terkecuali oleh laki-laki maupun perempuan, dan dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendirian di rumah.
Bolehkan Salat Tarawih Sendirian di Rumah?
Bagi Anda yang berhalangan untuk pergi salat tarawih secara berjamaah di masjid, dan memilih untuk melakukannya sendiri di rumah, jangan khawatir ibadahnya jadi terbengkalai.
Karena nabi kita, Muhammad SAW pernah menjalankan salat tarawih di rumah, sebagai terekam dalam sebuah hadis yang berbunyi:
نْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْمَسْجِدِ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ ثُمَّ صَلَّى مِنْ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنْ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ (رواه البخاري ومسلم)
Artinya: “Dari ‘Aisyah Ummil Mu’minin ra, sesungguhnya Rasulullah SAW pada suatu malam sholat di masjid, kemudian banyak orang sholat mengikuti beliau. Pada hari ketiga atau keempat, jamaah telah berkumpul (menunggu Rasulullah SAW), tetapi Nabi Muhammad SAW justru tidak keluar menemui mereka. Di pagi harinya, beliau bersabda, ‘Sungguh aku melihat apa yang sudah kalian lakukan tadi malam. Namun, aku tidak datang ke masjid karena aku takut sekali jika sholat ini diwajibkan kepada kalian.” Sayyidah ‘Aisyah berkata, ‘Hal tersebut terjadi pada Bulan Ramadhan.” (HR Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Apa Boleh Puasa Pertama Ikut NU dan Pemerintah, tapi Lebaran Ikut Muhammadiyah?
Tata Cara Salat Tarawih di Rumah
Jadikan momen bulan suci ini untuk melalukan banyak ibadah, terutama salat tarawih sebagai bentuk upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperoleh ampunan dosa.
Sebagaimana ibadah wajib lainnya, shalat tarawih dimulakan dengan niat terlebih dulu. Niat dapat diucapkan atau dalam hati tanpa perlu dilafalkan.
Berikut tata cara salat tarawih, mulai dari niat hingga bacaan surah pendek umumnya di baca ketika shalat tarawih. Berikut ulasan singkatnya.
1. Niat Salat Tarawih Sendiri
Ushalli sunnatat Tarawihi rak‘atayni mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta‘ala
Artinya: "Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
2. Takbiratul Ihram
Setelah membaca niat dalam hati, angkat kedua tangan sejajar dengan telinga atau bahu, lalu ucapkan “Allahu Akbar” dilanjutkan debgan doa iftitah.
3. Membaca Surah Al- Fatihah
Setelah selesai membaca ifititah, dilanjutkan dengan surah Al-Fatihah sebagai mana shalat wajib.
4. Membaca Surah Pendek
Setelah membaca Al-Fatihah, diikuti dengan surah pendek atau surah panjang. Untuk surah pendek bisa membacakan Al-Iklhas, Al-Falaq, atau An-Nas.
5. Rukuk, I’tidal, Sujud, dan Duduk 2 Sujud
Sebagai salat wajib, setelaH membaca surah pendek lanjutkan dengan gerakan mulai dari rukuk, i'tidal, sujud pertama, duduk diantara dua sujud, dan sujud kedua.
6. Rakaat Kedua dan Salam
Setelah sujud kedua, berdiri untuk rakaat kedua lalu ulangi bacaan dan gerakan yang sama seperti rakaat pertama, setelah itu tahiyat akhir, ucapkan salam.
7. Ulangi Gerakan Hingga 8 atau 20 Rakaat
Salat tarawih dilakukan paling sedikit 8 rakaat atau 20 rakaat, dengan setiap dua rakaat diakhiri dengan tahiyat akhir dan salam.
8. Salat Witir
Setelah menunaikan shalat tarawih, disunnahkan untuk mengerjakan salat witir sebagai penutup. Witir bisa dikerjakan sebanyak 1 rakaat, 3 rakaat, atau lebih dengan jumlah ganjil.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Apa Boleh Puasa Pertama Ikut NU dan Pemerintah, tapi Lebaran Ikut Muhammadiyah?
-
Gunakan Sistem Khumasi, Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember Mulai Puasa Hari Ini
-
Kemenag Umumkan Jadwal Sidang Isbat 2026, Ini Jadwal Lengkapnya!
-
Cara Daftar Mudik Gratis Pemprov Jawa Tengah 2026: Ini Syarat dan Jadwal Keberangkatan
-
Bukan Cuma Takjil! 5 Ide Bisnis Ramadan Anti-Mainstream Buat Anak Sekolah
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Apa Boleh Puasa Pertama Ikut NU dan Pemerintah, tapi Lebaran Ikut Muhammadiyah?
-
Lipstik Warna Cokelat Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya yang Elegan
-
Cara Daftar Mudik Gratis Pemprov Jawa Tengah 2026: Ini Syarat dan Jadwal Keberangkatan
-
Minim Operasi dan Downtime, Teknologi XERF Jadi Sorotan: Apa Itu?
-
7 Lipstik yang Melembapkan, Anti Bibir Kering dan Pucat Meski Berpuasa
-
Viral, Intip 3 Spot Foto Imlek Tercantik di PIK: Ada Naga Terpanjang se-Indonesia!
-
Viva Moisturizer Gel untuk Kulit Apa? Ini 3 Pilihan Produk buat Atasi Masalah Kulitmu
-
Cinematic Yoga, Konsep Baru Mindfulness untuk Masyarakat Urban
-
Youtuber Bahas Pendidikan Gen Z di Era Digital: Sorotan soal Guru Honorer
-
Sidang Isbat Awal Ramadan 2026 Mulai Jam Berapa? Ini Jadwal dan Linknya