Lifestyle / Komunitas
Selasa, 17 Februari 2026 | 13:35 WIB
Tata cara salat tarawih sendiri (suara.com)

Suara.com - Salat tarawih merupakah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dilakukan selama bulan suci Ramadhan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Waktu pelaksaan salat tarawih dilakukan pada malam hari setelah salat isya hingga waktu fajar atau subuh.

Salat Sunnah Muakad ini merupakan bagian dari ibadah Qiyamul Lail yang berlimpah pahala serta ampunan. Sayang jika dilewatkan begitu saja!

Salat tarawih sangat dianjurkan dikerjakan oleh semua muslim, tak terkecuali oleh laki-laki maupun perempuan, dan dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendirian di rumah.

Bolehkan Salat Tarawih Sendirian di Rumah?

Bagi Anda yang berhalangan untuk pergi salat tarawih secara berjamaah di masjid, dan memilih untuk melakukannya sendiri di rumah, jangan khawatir ibadahnya jadi terbengkalai.

Karena nabi kita, Muhammad SAW pernah menjalankan salat tarawih di rumah, sebagai terekam dalam sebuah hadis yang berbunyi:

نْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْمَسْجِدِ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ ثُمَّ صَلَّى مِنْ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنْ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ (رواه البخاري ومسلم)

Artinya: “Dari ‘Aisyah Ummil Mu’minin ra, sesungguhnya Rasulullah SAW pada suatu malam sholat di masjid, kemudian banyak orang sholat mengikuti beliau. Pada hari ketiga atau keempat, jamaah telah berkumpul (menunggu Rasulullah SAW), tetapi Nabi Muhammad SAW justru tidak keluar menemui mereka. Di pagi harinya, beliau bersabda, ‘Sungguh aku melihat apa yang sudah kalian lakukan tadi malam. Namun, aku tidak datang ke masjid karena aku takut sekali jika sholat ini diwajibkan kepada kalian.” Sayyidah ‘Aisyah berkata, ‘Hal tersebut terjadi pada Bulan Ramadhan.” (HR Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Apa Boleh Puasa Pertama Ikut NU dan Pemerintah, tapi Lebaran Ikut Muhammadiyah?

Tata Cara Salat Tarawih di Rumah

Jadikan momen bulan suci ini untuk melalukan banyak ibadah, terutama salat tarawih sebagai bentuk upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperoleh ampunan dosa.

Sebagaimana ibadah wajib lainnya, shalat tarawih dimulakan dengan niat terlebih dulu. Niat dapat diucapkan atau dalam hati tanpa perlu dilafalkan.

Berikut tata cara salat tarawih, mulai dari niat hingga bacaan surah pendek umumnya di baca ketika shalat tarawih. Berikut ulasan singkatnya.

1.       Niat Salat Tarawih Sendiri

Ushalli sunnatat Tarawihi rak‘atayni mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta‘ala

Artinya: "Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

2.       Takbiratul Ihram

Setelah membaca niat dalam hati, angkat kedua tangan sejajar dengan telinga atau bahu, lalu ucapkan “Allahu Akbar” dilanjutkan debgan doa iftitah.

3.       Membaca Surah Al- Fatihah

Setelah selesai membaca ifititah, dilanjutkan dengan surah Al-Fatihah sebagai mana shalat wajib.

4.       Membaca Surah Pendek

Setelah membaca Al-Fatihah, diikuti dengan surah pendek atau surah panjang. Untuk surah pendek bisa membacakan Al-Iklhas, Al-Falaq, atau An-Nas.

5.       Rukuk, I’tidal, Sujud, dan Duduk 2 Sujud

Sebagai salat wajib, setelaH membaca surah pendek lanjutkan dengan gerakan mulai dari rukuk, i'tidal, sujud pertama, duduk diantara dua sujud, dan sujud kedua.

6.       Rakaat Kedua dan Salam

Setelah sujud kedua, berdiri untuk rakaat kedua lalu ulangi bacaan dan gerakan yang sama seperti rakaat pertama, setelah itu tahiyat akhir, ucapkan salam.

7.       Ulangi Gerakan Hingga 8 atau 20 Rakaat

Salat tarawih dilakukan paling sedikit 8 rakaat atau 20 rakaat, dengan setiap dua rakaat diakhiri dengan tahiyat akhir dan salam.

8.       Salat Witir

Setelah menunaikan shalat tarawih, disunnahkan untuk mengerjakan salat witir sebagai penutup. Witir bisa dikerjakan sebanyak 1 rakaat, 3 rakaat, atau lebih dengan jumlah ganjil.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Load More