- Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember mulai puasa Ramadan pada Selasa ini.
- Gunakan sistem khumasi, Ponpes Mahfilud Dluror tetapkan awal Ramadan lebih awal.
- Ribuan warga Jember dan Bondowoso jalankan ibadah puasa mulai Selasa ini.
Suara.com - Sebagian warga di Kabupaten Jember dan Bondowoso, Jawa Timur, yang merupakan jemaah Pondok Pesantren Mahfilud Dluror, mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan lebih awal, yakni pada Selasa (17/2/2026).
"Kami sudah melaksanakan salat tarawih pada Senin (16/2) malam. Mulai hari ini, kami berpuasa, diikuti oleh ribuan jemaah, alumni, serta warga di sekitar pondok pesantren," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Mahfilud Dluror, KH Ali Wafa, di Jember, Selasa.
Dilansir dari Antara, Ali Wafa menjelaskan bahwa penetapan awal puasa tersebut berdasarkan keyakinan menggunakan acuan sistem khumasi (berasal dari bahasa Arab yang berarti lima). Metode ini merujuk pada kitab Nushatul Majaalis karangan Syeh Abdurrohman As Shufuri As Syafi'i, yang telah dijalankan secara turun-temurun selama 198 tahun.
"Dalam sistem penghitungan khumasi, penentuan awal puasa tahun ini dilakukan dengan menghitung lima hari dari awal puasa tahun sebelumnya. Dengan metode ini, awal Ramadan tahun depan pun sudah dapat ditentukan," tuturnya.
Pada tahun 2025, awal Ramadan jatuh pada hari Jumat. Dengan menghitung lima hari sejak Jumat (Jumat, Sabtu, Minggu, Senin, dan Selasa), maka awal Ramadan 1447 Hijriah bagi jemaah Ponpes Mahfilud Dluror jatuh pada hari Selasa ini.
Penentuan awal Ramadan di pesantren yang berlokasi di perbatasan Jember dan Bondowoso ini murni berdasarkan kitab salaf Nushatul Majaalis wa Muntahobul Nafaais yang diterapkan sejak tahun 1826. Oleh karena itu, mereka tidak menggunakan metode hisab maupun rukyat sebagaimana yang dilakukan pemerintah dan Muhammadiyah.
"Kami berharap perbedaan penetapan awal puasa ini dihargai oleh umat Muslim lainnya. Selama ini tidak pernah ada masalah karena perbedaan adalah rahmat," tambah KH Ali Wafa.
Sebagai perbandingan, berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu (18/2/2026). Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama baru akan menggelar Sidang Isbat pada Selasa sore untuk menetapkan awal Ramadan secara nasional melalui pemaparan posisi hilal berdasarkan data hisab dan rukyatul hilal.
Baca Juga: Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat
-
Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
-
Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay
-
Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun
-
Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza
-
Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026
-
Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran
-
LPSK Pasang Badan, Lindungi PRT di Jaksel yang Diduga Dianiaya dan Dilaporkan Balik Majikan
-
23 Gedung di Jakarta Terancam Disegel Imbas Tak Punya Izin SLF, Termasuk Pasar Asemka!
-
Reaksi Presiden Irlandia Usai Adiknya Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla